Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Februari 2014
  MASA BIASA  
 
 
Jabatan dan kekuasaan itu untuk pelayanan.

GEREJA KATOLIK ROMA menggunakan dialog Yesus dan Petrus ini sebagai landasan untuk menegakkan hak primat Paus sebagai kepala gereja sejagat. Sementara gereja-gereja lain, terutama gereja-gereja Protestan dan jemaat-jemaat Kristen bentukan baru, menolak ajaran tersebut. Pada hari ini kita merayakan pesta Tahta Santo Petrus, yang tentu saja berkaitan erat dengan institusi kepausan. Dalam refleksi ini saya tidak bermaksud mengajak pembaca untuk masuk ke dalam diskusi eklesiologis tetapi mendalami fakta Injil, mengapa pernyataan iman Petrus ini begitu dipuji oleh Yesus.

Pada awalnya, ketika memutuskan mengikuti Yesus, para murid belum mempunyai gambaran yang jelas, siapa Yesus sebenarnya. Yesus tak lebih dari seorang guru istimewa yang mengajar dengan penuh kewibawaan dan berkuasa membuat tanda-tanda ajaib. Namun itu tidak berarti Ia Putera Allah, karena nabi-nabi yang diberkati Tuhan juga mempunyai kuasa untuk berbuat serupa. Tetapi kebersamaan dengan Yesus telah mengubah pandangan mereka. Pengakuan Petrus menjadi satu tonggak pembalikan. Imannya mengatakan, bahwa Yesus bukan manusia biasa dengan kuasa istimewa melainkan Allah sendiri yang hidup di tengah manusia.

Yesus memuji pernyataan Petrus ini karena tumbuh dari sebuah kesadaran pribadi. Bolehlah dikatakan, bahwa iman Petrus telah mencapai titik matang. Kematangan iman menjadi landasan kokoh untuk umat Allah selanjutnya. Iman yang kokoh adalah batu karang yang kukuh bagi seluruh Gereja. Kematangan ini tumbuh bukan karena paksaan Yesus. Kematangan bertumbuh dari pengolahan diri berdasarkan semua pengalaman bersama Yesus. Yesus menghargai iman yang bertumbuh ini karena berakar pada seluruh kepribadian. Iman itu telah menjadi jiwa seluruh diri Petrus. Petrus menjadi model, semua murid lain diharapkan mengikutinya. Demikian juga kita semua saat ini.

Pada pesta Tahta Santo Petrus ini kita diajak untuk menyadari pentingnya memperkokoh iman sebagai landasan seluruh Gereja. Tugas memim-pin Gereja hanya melekat pada segelintir orang. Merekalah batu-batu karang utama. Kita semua memainkan peranan sebagai batu-batu kecil yang disusun untuk membangun benteng besar. Kendatipun kecil, jika tidak diperhatikan pemeliharaannya, iman yang lemah akan merusak seluruh umat Allah. Mari kita semua menyadari kewajiban sebagai umat Allah yang diutus untuk membaharui dunia. Kita awali dari pembaharuan diri sebagai dasar untuk menjadi rasul sejati. (ap)

  1. Pernahkah anda membuat pengakuan iman di depan banyak orang?
  2. Apa situasinya? Bagaimana tanggapan orang tentang sikap anda?

(c) aurelius pati soge - bbss 2010

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
 
  Pesta Tahta St. Petrus
 
 
Sabtu, 22 Februari 2014
 

JIKA HIDUP KEAGAMAANMU TIDAK LEBIH BAIK DARIPADA AHLI TAURAT DAN ORANG FARISI, KAMU TIDAK AKAN MASUK KERAJAAN SURGA

 
 
 
 
 
1 Ptr 5:1-4 | Mzm 23:1-6 | Mat 16:13-19
 

Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu (1 Ptr 5:1-4)

Saudara-saudara yang terkasih, sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak, aku menasehati para penatua di antara kamu: Gembalakanlah kawanan domba Allah yang da padamu, jangan dengan terpaksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 23:1-6; R: 1)

Ref: Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan.

  1. Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan. Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau. ia membimbing aku ke air yang tenang dan menyegarkan daku. Ia menuntun aku di jalan yang lurus demi namaNya yang kudus.
  2. Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam, aku tidak takut bahaya sebab Engkau besertaku. Tongkat gembalaanMu itulah yang menghibur aku.
  3. Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan segala lawanku. Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh berlimpah.
  4. Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku seumur hidupku. Aku akan diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa.
 

Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaatKu! (Mat 16:13-19)

Sekali peristiwa Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi. Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, dan ada pula yang mengatakan Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaat-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga, dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge