Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2014
  Hari Raya Tubuh & Darah Kristus
   
Roti Surga pemberi hidup, kuatkanlah kami!

SATU novel terbaik yang saya baca berulang-ulang ialah Le Comte de Monte Christo, karya Alexandre Dumas. Bagian dramatis yang sangat mengesankan ialah ketika tokoh protagonis, Edmond Dantes, membalas kebaikan majikannya, M. Morel. Ia membayar semua utang, membeli kapal baru dan memberi modal dalam bentuk permata. Semuanya dilakukan secara rahasia, sehingga majikannya yang menyangka dirinya sudah mati, tidak mengetahuinya. Dari balik tempat persembunyiannya, ia mengamati kegembiraan keluarga itu dan bergumam dalam hening, “Bergembiralah hati yang agung, terberkatilah dirimu untuk semua kebaikan yang sudah dan akan anda lakukan. Dan biarlah tak seorang pun tahu apa yang kulakukan ini seperti kebaikanmu terhadap orang lain” (bdk. Dumas, A. The Count of Monte Cristo. Kent: Wordsworth Clssics, 1997. p. 214). Ketika buku itu ada di perpustakaan, ia tetap salah satu novel klasik, namu begitu aku membacanya, kisahnya mempengaruhi diriku.

Merayakan Tubuh dan Darah Kristus, ingatan kita langsung mengarah ke Sakramen Mahakudus, di mana kita mengambil bagian dalam perjamuan Tuhan. Tentu saja materia yang kita terima tetap berupa roti dan anggur, tetapi hakekatnya sudah berubah, yakni kehadiran nyata Yesus Kristus. Secara kasat mata, tampilan roti dan anggur itu bukanlah sesuatu yang istimewa, dan akan tetap sebatas roti dan anggur bagi banyak orang. Maka sangatlah penting menjangkau makna terdalam dari Ekaristi. Rujukan kita ialah kata-kata Yesus di atas, “Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.” Kita perlu memandang Ekaristi dari perspektif keagunganNya, bahwa Tuhan memberi kita perayaan yang bisa dipahami oleh manusia, sehingga misteri keselamatan yang begitu tak terpahami itu bisa menyatu dengan diri kita dan mempengaruhi hidup kita. Di sini lah keindahan Ekaristi kita temukan, yakni persatuan intim antara Tuhan dengan umatNya yang diselamatkan.

Ekaristi tetap menjadi sebuah misteri iman yang hanya bisa dirasakan pengaruhnya kalau kita mau dengan sungguh-sungguh mendalami kekayaan ajaran Yesus di atas. Selama kita tak mau mendalaminya, ia tak lebih dari roti dan anggur. Tetapi bagi orang yang mau mencari arti terdalam itu, sukacita Ekaristi akan mengalahkan semua yang lain. (ap)

  1. Adakah pengalaman konkrit anda tentang Ekaristi memberi kekuatan dan inspirasi bagi hidup anda?
  2. Pernahkah anda meragukan Ekaristi? Jika pernah, dalamilah makna pengajaran Yesus di atas. Tuhan akan menuntunmu!

(c) bbss 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
4 5 6
1
2
3 4 5
  Minggu, 22 Juni 2014
 
MASA BIASA PEKAN 12
 

YANG MAKAN DARI ROTI YANG TURUN DARI SURGA AKAN HIDUP SELAMA-LAMANYA

   
   
   
 
Ul 8:2-3.14b-16a | Mzm 147:12-15.19-20 | 1 Kor 10:16-17 | Yoh 6:51-58

 

Tuhan memberi engkau makan manna yang tidak kaukenal dan juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu (Ul 8:2-3.14b-16a)

Di padang gurun seberang Sungai Yordan, berkatalah Musa kepada umat Israel, “Ingatlah akan seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak Tuhan, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun itu. Maksud Tuhan adalah merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni apakah engkau berpegang pada perintahNya atau tidak. Jadi Tuhan merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau manna, yang tidak kaukenal dan juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari segala yang diucapkan Tuhan. Ingatlah selalu pada Tuhan, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. Dialah yang memimpin engkau melalui padang gurun yang luas dan dahsyat itu, dengan ular-ularnya yang ganas serta kalajengking-nya, dengan tanahnya yang gersang, yang tidak ada airnya. Dialah yang membuat air keluar bagimu dari gunung batu yang keras. Dialah yang di padang gurun memberi engkau makan manna yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 147:12-15.19-20; R: 30)

Ref: Pujilah Tuhan, hai umat Allah! Pujilah Tuhan, hai umat Allah!

  1. Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem! Pujilah Allahmu, hai Sion! Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anak yang ada padamu.
  2. Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu, dan mengenyangkan engkau dengan gandum terbaik. Ia menyampaikan perintahNya ke bumi; dengan segera FirmanNya berlari.
  3. Ia memberitakan FirmanNya kepada Yakub, ketetapan dan hukum-hukumNya kepada Israel. Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukumNya tidak mereka kenal.
 

Karena roti itu hanya satu, maka kita ini, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh
(1 Kor 10:16-17)

Saudara-saudara terkasih, bukankah piala syukur yang kita syukuri merupakan persekutuan dengan Darah Kristus? Bukankah roti yang kita bagi-bagi merupakan persekutuan dengan Tubuh Kristus? Karena roti hanya satu, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu.

 

TubuhKu benar-benar makanan dan DarahKu benar-benar minuman (Yoh 6:51-58)

Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, “Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya. Dan roti yang kuberikan ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.” Orang-orang Yahudi bertengkar antar mereka sendiri dan berkata, “Bagaimana Yesus ini dapat memberikan dagingNya kepada kita untuk dimakan!” Maka kata Yesus kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya, jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum DarahNya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal, dan Aku akan membangkitkan Dia pada akhir zaman. Sebab, dagingKu adalah benar-benar makanan, dan darahKu adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. Sama seperti Bapa, demikian juga barangsiapa memakan Aku, ia akan hidup oleh Aku. Akulah roti yang telah turun dari surga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge