Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2014
  MASA BIASA PEKAN 12
   
Fajar telah terbit, tak lama lagi Sang Surya menampakkan wajah dan menyinari dunia.

DALAM budaya Yahudi, nama seseorang sering mengandung arti tertentu. Anak pertama Ishak diberi nama Esau karena ia berwarna kemerah-merahan dan berbulu, sedangkan adiknya diberi nama Yakub karena ia keluar dari rahim ibunya sambil memegang tumit kakaknya (Kej 25:25-26). Demikian juga nama yang diberikan Elisabet kepada anaknya, yakni Yohanes. Yohanes adalah kependekan dari Jehohanan yang berarti karunia Yahweh atau Tuhan itu maha pemurah. Bisa dipahami, karena kelahiran Yohanes adalah karunia yang membebaskan Elisabet dari aib sebagai orang mandul.

Dalam perspektif yang berbeda, kita melihat Yohanes sebagai karunia Tuhan yang sangat besar, yang menggambarkan betapa Ia murah hati kepada umat manusia. Yohanes disiapkan untuk menjadi bentara yang mendahului Mesias. Ia menyiapkan jalan bagi Mesias itu. Mengapa persiapan itu perlu? Karena kedatangan Mesias itu terjadi secara sangat sederhana, sehingga orang yang tidak siap hatinya tidak akan sanggup melihatnya. Pertobatan yang dengan garang diserukan Yohanes di awal perutusannya adalah persiapan itu, karena hanya orang yang suci hatinya yang bisa melihat dan mengenali kehadiran Mesias, yakni Yesus Kristus.
Kristus selalu hadir di tengah kita, namun tidak semua orang bisa melihat dan mengalaminya. Sebagai orang Kristiani kita wajib menjadi Yohanes bagi banyak orang. Melalui tutur kata dan sikap hidup, marilah kita menjadi karunia Tuhan bagi sesama. (ap)

  1. Apakah anda menyadari, bahwa oleh baptisan anda menjadi utusan untuk mewartakan Yesus Kristus?
  2. Kemampuan diri apa yang anda miliki yang bisa menolong anda untuk menjadi berkat bagi sesama?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
4 5 6
1
2
3 4 5
  Selasa, 24 Juni 2014
 
Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis
 

YANG MAKAN DARI ROTI YANG TURUN DARI SURGA AKAN HIDUP SELAMA-LAMANYA

   
   
   
 
Yes 49:1-6 | Mzm 139:1-3.13-15 | Kis 13:22-26 | Luk 1:57-66.80

 

Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa (Yes 49:1-6)

Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! Tuhan telah memanggil aku sejak dari kandungan, telah menyebut namaku sejak aku ada di perut ibuku. Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tanganNya. Ia membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panahNya. Ia berfirman kepadaku, "Engkau adalah hambaKu, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagunganKu." Tetapi aku berkata, "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia. Namun, hakku terjamin pada Tuhan dan upahku pada Allahku."
Tuhan telah membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hambaNya, untuk mengembalikan Yakub kepadaNya dan supaya Israel dikumpulkan kepadaNya. Maka aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allah yang menjadi kekuatanku sekarang berfirman, "Terlalu sedikit bagimu kalau hanya menjadi hambaKu untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari padaKu sampai ke ujung bumi."

Mazmur Tanggapan (Mzm 139:1-3.13-15; R: 13b)

Ref: Aku bersyukur kepadaMu oleh karena misteri kejadianku .

  1. Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku. Engkau mengetahui apakah aku duduk atau berdiri. Engkau mengerti pikiranku dari jauh, Engkau memeriksa aku kalau aku berjalan dan berbaring. Segala jalanku Kaumaklumi.
  2. Sebab Engkau lah yang membentuk buah pinggangku. Engkaulah yang menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepadaMu oleh karena miseri kejadianku; ajaiblah yang Kaubuat.
  3. Jiwaku benar-benar menyadarinya, tulang-tulangku tidak terlindung bagiMu. Ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah.
 

Kedatangan Yesus disiapkan oleh Yohanes (Kis 13:22-26)

Pada suatu hari Sabat, di rumah ibadat di Antiokhia, Paulus berkata, "Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja umatNya. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hatiKu, dan yang melakukan segala kehendakKu. Dari keturunannya lah, sesuai dengan yang telah dijanjikanNya, Allah telah membangkitkan juru selamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Menjelang kedatangan Yesus itu, Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis. Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tetapi Dia akan datang kemudian daripada aku. Membuka kasut pada kakiNya pun aku tidak layak. Hai saudara-saudara, baik yang termasuk keturunan Abraham maupun yang takut akan Allah. Kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita."

 

Namanya adalah Yonanes (Luk 1:57-66.80)

Pada waktu itu, genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika para tetangga dan sanak saudaranya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepada Elisabet, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu, dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya. Tetapi Elisabet, ibunya, berkata, “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.” Kata mereka kepadanya, “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.” Lalu mereka memberi isyarat kepada Zakharia untuk bertanya nama apa yang hendak ia berikan kepad anaknya itu. Zakharia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini, “Namanya adalah Yohanes.” Dan mereka pun heran semuanya.
Seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia, dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Semua yang mendengarnya, merenungkankannya dan berkata, “Menjadi apakah anak ini nanti?” Sebab tangan Tuhan menyertai dia. Anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Ia kemudian tinggal di padang gurun sampai tiba harinya ia harus menampakkan diri kepada Israel.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge