Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juni 2014
  Hari Raya Hati Kudus Yesus
   
Dari lambungNya mengalir darah dan air yang menyucikan jiwa-jiwa orang berdosa!

SETIAP hari raya Hati Kudus Yesus, gambaran yang melekat dalam ingatanku ialah Yesus dengan lambung yang terbuka oleh tombak serdadu Romawi dan mengalir darah dan air (Yoh 19:34). Kisah Injil ini melahirkan doa “Jiwa Kristus”, yang antara lain berisi: Darah Kristus, puaskanlah aku. Air lambung Kristus, sucikanlah aku...” Bagi orang yang tidak beriman, doa ini seakan-akan ritus kanibalisme. Namun bagi orang-orang Kristiani, doa ini menggambarkan hakekat keselamatan, bahwa lambung yang terluka itu mengalirkan darah dan air yang membasuh jiwa manusia yang terluka oleh dosa. Demi manusia yang terluka, Tuhan sendiri rela terluka di salib, sehingga manusia memperoleh kesembuhan dan diselamatkan.

Dalam penggalan Injil di atas, kita mendengar Yesus berkata, “Datanglah kepadaKu, kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.” Memberikan keegaan kepada manusia itu ternyata menuntut pengorbanan diri dan penderitaan yang luar biasa, dengan berpuncak pada kematian tragis di salib, dengan lambung terluka oleh tombak. Di sini kita melihat Tuhan berkomitmen penuh pada cinta Nya terhadap manusia berdosa. Inilah gambaran Hati Kudus Yesus yang perlu kita hormati dan hargai dalam penghayatan iman.

Sebagai manusia, jarang ada orang memilih untuk menderita dan mati seperti Yesus demi keselamatan orang lain. Ada beberapa orang kudus, seperti Maximillian Kolbe, tapi itu tidak umum. Yang bisa kita lakukan ialah perbuatan-perbuatan baik yang bisa membantu meringankan beban hidup orang lain, baik secara material dan terutama secara spiritual. Bantulah orang yang kelaparan. Dengarkanlah keluh kesah orang yang tertekan. Bukankah di sana ada cinta Tuhan? (ap)

  1. Apa pengalaman spiritual anda di mana anda mengalami Yesus yang membuka hati dan meringankan beban hidup anda?
  2. Apa yang anda lakukan terhadap sesama sebagai tanggapan atas cinta Tuhan tersebut?

(c) bbss 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
4 5 6
1
2
3 4 5
  Jumat, 27 Juni 2014
 
MASA BIASA PEKAN 12
 

DATANGLAH KEPADAKU KAMU YANG BERBEBAN BERAT, AKU AKAN MEMBERIKAN RASA LEGA KEPADAMU

   
   
   
 
Ul 7:6-11 | Mzm 103:1-4.6-8.10 | 1 Yoh 4:7-18 | Mat 11:25-30

 

Kamulah yang dipilih dan dikasihi Tuhan (Ul 7:6-11)

Sekali peristiwa, di padang gurun seberang Yordan, Musa berkata kepada umat Israel, "Kamulah umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu. Kamulah yang dipilih Tuhan, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayanganNya. Bukan karena jumlahmu lebih besar dari bangsa manapun, maka hati Tuhan terpikat olehmu dan memilih kamu, sebab nyatanya kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa. Tetapi karena Tuhan mengasihi kamu dan karena Ia memegang sumpah yang telah diikrarkanNya kepada nenek moyangmu, maka Tuhan telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat, dan menebus kamu dari rumat perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir. Sebab itu, haruslah kamu ketahui, bahwa Tuhan, Allahmu itu, adalah Allah yang setia. Ia memegang perjanjian dan kasih setiaNya terhadap orang yang kasih kepadaNya dan berpegang pada perintahNya, sampai kepada beribu-ribu keturunan. Tetapi terhadap setiap orang yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu. Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan yang pada hari ini kusampaikan kepadamu untuk dilakukan."

Mazmur Tanggapan (Mzm 103:1-4.6-8.10; R: 17)

Ref: Kekal abadilah kasih setia Tuhan atas orang-orang yang takwa kepadaNya.

  1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah namaNya yang kudus hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Janganlah lupa akan segala kebaikanNya.
  2. Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu dan menyembuhkan segala penyakitmu! Dialah yang menebus hidupmu dari liang kubur, dan memahkotai engkau dengna kasih setia dan rahmat!
  3. Tuhan menjalankan keadilan dan hukum bagi semua orang yang diperas. Ia telah memperkenalkan jalan-jalanNya kepada Musa, dan memaklumkan perbuatan-perbuatanNya kepada orang Israel.
  4. Tuhan adalah pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak pernah Ia memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita, atau membalas kita setimpal dengan kesalahan kita.
 

Allah mengasihi kamu (1 Yoh 4:7-16)

Saudara-saudaraku yang terkasih, marilah kita saling mengasihi sebab kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus AnakNya yang tunggal ke dunia dupaya kita hidup olehNya. Inilah kasih itu, bukan kita yang telah mengasihi Alah tetapi Allah lah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus AnakNya sebagai silih bagi dosa-dosa kita.
Saudara-saudaraku yang terkasih, Allah begitu mengasihi kita. Maka haruslah kita juga saling mengasihi. Tetapi jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasihNya sempurna di dalam kita. Begini lah kita ketahui, bahwa kita berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita, yakni bahwa Ia telah mengaruniai kita mendapat bagian dalam RohNya. Kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus AnakNya menjadi Penyelamat dunia. Barangsiapa mengakui, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kaish, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

 

Aku lemah lembut dan rendah hati (Mat 11:25-30)

Sekali peristiwa berkatalah Yesus, “Aku bersyukur kepadaMu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Sebab, misteri Kerajaan Kau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa itulah yang berkenan di hatiMu. Semua telah diserahkan oleh Bapa kepadaKu, dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak, serta orang-orang yang kepadanya anak itu berkenan menyatakannya. Datanglah kepadaKu, kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati. Maka, hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang dan ringanlah bebanKu.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge