Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2014
  MASA BIASA PEKAN 13
   
Waspadailah badai sekularisme yang senantiasa mengancam nilai-nilai iman Kristiani!

MAYORITAS murid-murid Yesus berasal dari kalangan nelayan di seputar Danau Galilea. Menilik profesi mereka ini, pastilah mereka jauh lebih mengenal karakter danau itu daripada Yesus yang berprofesi sebagai tukang kayu dari kota pegunungan Nazareth. Jika dipikir secara logis, Yesus lebih bergantung pada para muridNya, bukan sebaliknya, ketika mereka menyeberangi danau. Namun ketika badai menerpa, bahaya maut mengancam, mereka pun berpaling pada Yesus. "Tuhan, tolonglah! Kita binasa!" Pada satu sisi, seruan itu dicela oleh Yesus karena menunjukkan kurangnya iman mereka. Pada sisi lain, seruan itu mengungkapkan juga pengakuan, bahda di dalam diri Yesus ada satu daya Ilahi yang tidak ada pada manusia biasa. Daya ini bisa menyelamatkan mereka. Harapan mereka terkabul, danau kembali tenang, mereka pun selamat.

Hidup kita pun sesungguhnya berlangsung ibarat danau Genazareth. Ada saatnya hidup ini tenang, damai, menyenangkan, menumbuhkan harapan. Di saat lain, hidup ini terasa begitu hambar, kering, membawa kegalauan, bahkan tidak berarti. Di saat-saat itu, kita sesungguhnya sedang dilanda badai. Sebagai orang beriman, tujuan hidup kita hanya satu, yakni meraih keselamatan dalam nama Yesus. Namun ada banyak tantangan yang. Ada penganiayaan sistematis terhadap orang-orang Kristiani. Badai ini ganas dan menyakitkan. Tetapi ada badai lain yang bekerja diam-diam namun sangat mematikan. Nilai-nilai sekularisme melanda kehidupan kita tanpa kenal ampun. Pelan tapi pasti, sekularisme menggerus nilai-nilai iman. Di sini kita ditantang untuk mempertahankan iman. Dan sandaran kita adalah Yesus. Mari kita berseru kepadaNya dalam doa-doa kita, agar kita selalu diingatkan akan badai-badai kehidupan yang selalu mengancam iman kita kepada Kristus. (ap)

  1. Temukanlah nilai-nilai dunia yang diterima dan dihayati oleh banyak orang tetapi sesungguhnya bertentangan dengan iman?
  2. Berhadapan dengan keadaan ini, bagaimana sikap anda, agar anda dapat memelihara ketahanan iman anda?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1
2
2 3 4
31 1 2
  Selasa, 1 Juli 2014
 
 

DI ATAS BATU KARANG INI KUDIRIKAN JEMAATKU, DAN ALAM MAUT TIDAK AKAN MENGUASAINYA

   
   
   
 
Am 3:1-8; 4:11-12 | Mzm 5:5-8 | Mat 8:23-27

 

Tuhan Allah telah bersabda, siapakah yang tidak bernubuat? (Am 3:1-8; 4:11-12)

Hai orang Israel, dengarkanlah sabda Tuhan tentang dirimu ini, tentang segenap kaum yang telah Kautuntun ke luar dari tanah Mesir. Beginilah sabda-Nya, “Hanya kalian yang Ku pilih dari segala kaum di muka bumi. Sebab itu Aku akan menghukum kalian karena kesalahanmu. Berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum berjanji? Mengaumkah seekor singa di hutan apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa? Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat di sana ? membingkaskah perangkap, jika tidak ada yang ditangkap? Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan bukan Tuhan yang melakukannya. Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan Allah telah bersabda, siapakah yang tidak bernubuat? Aku telah menjungkir balikkan kota-kotamu seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora,sehingga kalian menjadi seperti punting yang ditarik dari kebakaran. Namun kalian tidak berbalik kepada-Ku. Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiap-siaplah untuk bertemu dengan Allah, hai Israel.”

Mazmur Tanggapan (Mzm 5:5-8; R: 9a)

Ref: Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu.

  1. Engkau bukanlah Allah yang berkenan akan kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu. Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau benci terhadap semua orang yang melakukan kejahatan.
  2. Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu.
  3. Tetapi Aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah kea rah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.
 

Yesus bangun, menghardik angin dan danau, maka danau menjadi teduh sekali (Mat 8:23-27)

Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu, dan murid-murid-Nya mengikuti Dia. Sekonyong-konyong mengamuklah angin rebut di danau itu, sehingga perahu dihembus gelombang. Tetapi Yesus tidur. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya, “Tuhan, tolonglah, kita binasa!” Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kalian takut, hai orang yang kurang percaya!” Lalu bangunlah Yesus menghardik angina dan danau. Maka danau menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya, “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge