Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2014
  MASA BIASA PEKAN 26
   
Kerohanian itu bukan hal yang rumit kalau kita berpegang pada kata-kata Yesus

PENGALAMAN rohaniah St. Teresia dari Kanak-kanak Yesus merupakan sebuah meditasi polos cara pandang seorang anak kecil atas kebesaran dan kemuliaan Tuhan. Menyebut diri sebagai 'bola permainan' Yesus, ia berusaha memahami kehendak Tuhan menurut sudut pandangnya yang ter- batas. Ternyata "kekecilan" Teresia ini yang memberi sumbangan besar bagi kekayaan rohaniah Gereja, sehingga dilihat sebagai model bagaimana cara polos seorang Kristiani menanggapi suara Tuhan. Ia pun diberi gelar pujangga gereja dan pelindung misi, walaupun ia tidak pernah sekalipun berkarya di tanah misi. Namun hidup doanya dilihat sebagai soko guru yang penting bagi keberhasilan sebuah karya misi.

Pola hidup St. Teresia Lisieux merupakan resonansi dari kata-kata Yesus, yang menyebut anak kecil sebagai model bagi umat Allah. Ukuran besar tidaknya seseorang di dalam Kerajaan Allah terletak di dalam cara pandang yang tepat atas panggilan Tuhan. Ketika seorang menanggalkan egoisme pribadinya dan menyerahkan diri sepenuhnya pada penyelenggaraan Tuhan, ia menelanjangi diri dan menjadi polos seperti anak kecil. Kualitas inilah yang diidam-idamkan oleh Yesus. Memandang segala karunia dan peluang yang kita miliki, mari kita berusaha menambahkan kesederhanaan iman seorang anak kecil sebagai kebajikan yang perlu kita perjuangkan hari ini, agar kita meraih tempat yang layak dalam Kerajaan Tuhan. (ap)

  1. Sudahkah anda mengukur kualitas kerohanian diri anda?
  2. Adakah kepolosan dan kesederhanaan di dalamnya? Apa yang perlu anda lakukan selanjutnya?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
29 28 30 1 2 3
30 31 1
  Rabu, 1 Oktober 2014
 
St. Teresia Lisieux, perawan dan pelindung misi
 

SESUNGGUHNYA PEMUNGUT-PEMUNGUT CUKAI DAN PARA PELACUR AKAN MENDAHULUI KAMU MASUK KE DALAM KERAJAAN ALLAH

   
   
   
 
Yes 66:10-14b (atau 1 Kor 12:31-13:13) | Mzm 131:1-3 | Mat 18:1-5

 

Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai (Yes 66:10-14b)

Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-sorailah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang pernah berkabung karenanya! Hendaknya kamu minum susu yang menyegarkan dan menjadi kenyang, hendaknya kamu menghirup dan menikmati susu yang bernas. Sebab beginilah firman Tuhan: Sungguh, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir. Kamu akan menyusu, akan digendong, dan akan dibelai-belai di pangkuan. Seperti seorang yang dihibur ibunya, demikianlah kamu yang Kuhibur; kamu akan dihibur di Yerusalem. Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh lebat.

Mazmur Tanggapan (Mzm 131:1-3)

Ref: Jagalah aku dalam damaiMu, ya Tuhan.

  1. Tuhan, aku tidak tinggi hati dan tidak memandang dengan sombong, aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.
  2. Sungguh, aku telah menyenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.
  3. Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya.
 

Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga (Mat 18:1-5)

Sekali peristiwa, datanglah murid-murid Yesus dan bertanya, "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, lalu berkata, "Aku berkata kepadamu, sungguh, jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga. Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku."




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge