Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
November 2014
  MASA BIASA PEKAN 30
   
Jubah putih mulia yang diraih sesudah melewati pemurnian dalam darah Anak Domba

YOHANES memperoleh wahyu khusus, melihat kemuliaan surga dan para kudus yang telah meraih ganjaran atas kesetiaannya terhadap iman akan Yesus Kristus. "Mereka itu adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan besar! Mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba", demikian kata seorang dari tua-tua. Mereka datang dari segala bangsa, suku, kaum dan bahasa, namun semuanya berdiri dengan jubah putih dan daun-daun palem di tangah. Daun-daun palem itu mengingatkan sukacita orang-orang yang menyambut Yesus ketika Ia masuk ke kota Yerusalem, sebelum penderitaan salib dan kematianNya. Jubah putih itu mengingatkan kita akan tampilan Yesus yang berubah rupa di atas gunung, yang disaksikan oleh Petrus, Yakobus dan Yohanes. Namun jalan untuk meraih sukacita itu bukanlah jalan yang mudah, karena harus melewati Bukit Zaitun, pengadilan Pilatus, jalan salib dan Gunung Golgotha. Jalan salib merupakan prasyarat, karena Yesus sendiri dengan jelas mengatakan, bahwa orang-orang yang layak menjadi muridNya adalah mereka yang setia memikul salib dan mengikutiNya. Semua orang dari segala suku, bangsa, kaum dan bahasa itu, sudah melewati masa-masa beratnya. Perbedaan telah terhapuskan. Yang ada hanya jubah putih dan daun palem, sukacita dalam kemuliaan.

Pada hari raya semua orang kudus, kita diingatkan akan konsekuensi menjadi murid Yesus. "Berbahagialan orang yang dianiaya demi kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga", kata Yesus. Jelas, konsekuensi mengikuti Yesus adalah perjuangan melawan kegelapan, yang menjerat kita ke dalam penderitaan, karena kegelapan yang dirongrong kebebasannya tidak akan tinggal diam. Dia akan menyerang dan menjerat jiwa-jiwa, sehingga bukan kemuliaan yang diperoleh melainkan kehancuran dalam kegelapan abadi. Namun bagi yang setia pada iman dan sabar menghadapi penderitaan salib, ganjaran terakhir adalah mahkota kemuliaan. Tak ada yang lebih berharga daripada mahkota surga tersebut.

Menyadari perjalanan kita yang selalu dirongrong kegelapan, tak ada salahnya kalau kita memperkuat spiritualitas kita. Belajarlah dari para kudus, yang mau bangun dari kejatuhan. Mereka bukan orang-orang yang sempurna, tetapi orang-orang yang mau belajar mengatasi kekurangan mereka. Oleh tobat dan pembaharuan diri, mahkota kemuliaan itu dapat menjadi milik kita. (ap)

  1. Sejauh mana anda melihat para kudus, baik tokoh Alkitab maupun para murid Yesus lain, menjadi model bagi anda?
  2. Dalam perjalanan hidup rohaniah anda, siapa orang kudus yang paling berpengaruh atas dirimu? Mengapa demikian?

(c) 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 31
23 24 25 26 27 28 29
1
2
3
4 5 5
  Sabtu, 1 November 2014
 
Hari Raya semua Orang Kudus
 

KASIHILAH TUHAN ALLAHMU DENGAN SEGENAP JIWAMU, DAN KASIHILAH SESAMA MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI

   
   
   
 
Why 7:2-4.9-14 | Mzm 24:1-6 | 1 Yoh 3:1-3 | Mat 5:1-12a

 

Aku melihat suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak terhitung jumlahnya; mereka terdiri dari segala bangsa, suku, kaum dan bahasa (Why 7:2-4.9-14)

Aku, Yohanes, melihat seorang malaikat muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup. Dengan suara nyaring ia berseru kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusak bumi dan laut, katanya, "Janganlah merusak bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!" Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.
Kemudian daripada itu aku melihat suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak terhitung jumlahnya, dari segala bangsa dan suku, kaum dan bahasa. Mereka berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih, dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Dengan suara nyaring mereka berseru, "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta, dan bagi Anak Domba!"
Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta, tua-tua dan keempat makhluk yang ada di sekeliling takhta itu. Mereka tersungkur di depan takhta itu dan menyembah Allah sambil berkata, "Amin! Puji-pujian dan kemuliaan, hikmat dan syukur, hormat, kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!" Seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku, "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?" Maka kataku kepadanya, "Tuanku, Tuan mengetahuinya!" Lalu ia berkata kepadaku, "Mereka itu adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan besar! Mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba!"

Mazmur Tanggapan (Mzm 24:1-6; R: 6)

Ref: Berbahagialah yang mendiami Rumah Tuhan.

  1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagad dan semua yang diam di dalamnya. Sebab, Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
  2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempatNya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan dan tidak bersumpah palsu.
  3. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, Penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajahMu, ya Allah Yakub.
 

Kita akan melihat Kristus dalam keadaanNya yang sebenarnya (1 Yoh 3:1-3)

Saudara-saudara terkasih, lihatlah, betapa besar kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. Saudara-saudaraku yang terkasih, sekarang kita ini sudah anak-anak Allah, tetapi bagaimana keadaan kita kelak belumlah nyata. Akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diriNya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepadaNya, ia menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

 

Bersukacitalah dan bergembiralah karena besarlah ganjaranmu di surga (Mat 5:1-12a)

Sekali peristiwa ketika melihat orang banyak yang datang, Yesus mendaki lereng sebuah bukit. Setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya. Lalu Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya, “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya demi kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika demi Aku kamu dicela dan dianiaya, dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat; bersukacita dan bergembiralah, karena besarlah ganjaranmu di surga."

 



HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge