Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2015
  MASA PASKAH PEKAN 4
   
Hanya Ada Satu Jalan Keselamatan

KETIKA masih kecil dan hidup di kampun halaman bersama keluarga besar, sesewaktu kami, teristimewa anak laki-laki, diajak oleh ayah atau kakek untuk pergi ke ladang. Kepada kami ditunjuk batas-batas tanah. Biasanya di sepanjang batas itu ditanam pohon tertentu seperti kelapa atau pinang, atau batu-batu yang tahan lama. Prinsip yang ditanamkan ialah, tau pasti di mana batas tanah milik, agar jangan sampai diserobot orang yang tidak berhak atau menyerobot tanah orang lain. Karena penunjukkan itu terjadi berulang kali, sebagai anak banyak kali kami merasa bosan. Namun ketika mereka sudah meninggal dan kami harus berhadapan dengan kasus-kasus penyerobotan tanah, di saat itu lah petunjuk-petunjuk yang diperoleh di masa kecil itu menjadi sangat berperanan.

Ketika akan meninggalkan dunia, tempat IA hidup selama puluhan tahun dan melayani umat Allah, Yesus akhirnya harus kembali ke Rumah Bapa. Namun ia juga ingin agar orang-orang yang telah percaya kepadaNya suatu saat bersatu denganNya dalam rumah Bapa tersebut. Maka ia memberikan jalan itu. Tetapi di mana jalan tersebut? "Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tak seorang pun yang dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku", kata Yesus. Jawaban Yesus itu mengungkapkan, bahwa jalan yang dicari bukanlah sebuah tanda duniawi melainkan sebuah kekayaan iman. Setiap orang yang percaya kepada Yesus telah memiliki jalan itu yang menuntun dirinya menuju kepada Bapa.

Tuhan menganugerahkan iman kepada manusia. Iman itu mendorong kita untuk mencari kebenaran. Sekali lagi Tuhan mengungkapkan kebenaran melalui pewahyuan diriNya dalam sejarah keselamatan. Masih belum cukup, Tuhan memberi diriNya dalam diri Yesus Kristus, agar oleh salib dan kebangkitan, kita mengalami keselamatan dan kemuliaan. Pengorbanan diri Tuhan ini hanya akan berdaya guna jika kita sungguh menghayati iman itu dan menjadi penolong orang lain untuk menemukan jalan kebenaran. (ap)

  1. Pernahkah anda kehilangan arah hidup karena krisis iman?
  2. Mengapa sampai terjadi? Bagaimana anda akhirnya menemukan kembali jalan yang benar tersebut?

(c) 2015 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
26 27 28 29 30 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 2 3 4 5
  Jumat, 1 Mei 2015
 
St. Yosef, pekerja
 
DOMBA-DOMBAKU MENGENAL AKU,
SAMA SEPERTI BAPA MENGENAL AKU
DAN AKU MENGENAL BAPA
   
   
   
 
Kis 13:26-33 | Mzm 2:6-11 | Yoh 14:1-6

 

Janji telah digenapi Allah dengan membangkitkan Yesus (Kis 13:26-33)

Dalam perjalanannya Paulus sampai di Antiokhia di Pisidia. Di rumah ibadat Yahudi di sana Paulus berkata, “Hai saudara-saudaraku baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan sudah disampaikan kepada kita. Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Yesus, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. Dan meskipun mereka tidak menemukan sesuatu yang dapat menjadi alas an untuk hukuman mati, namun mereka telah meminta kepada Pilatus supaya Yesus dibunuh. Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari Kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. Tetapi Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi saksi-Nya bagi umat ini. Dan kami sekarang memberitakan khabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku lah Engkau! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan."

Mazmur Tanggapan (Mzm 2:6-11; R: 7)

Ref: Anak-Kulah engkaku! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.

  1. “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku,”Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.”
  2. “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, dan memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”
  3. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

Akulah jalan, kebenaran dan hidup (Yoh 14:1-6)

Dalam amanat perpisahanNya Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana.” Kata Tomas kepadaNya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?” Kata Yesus kepadaNya, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge