Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Oktober 2015
  MASA BIASA PEKAN 26
   

Tanpa Doa Tak Ada Karya Misi

KARYA MISI sering dikaitkan dengan gerakan untuk mewartakan Sabda Tuhan, teristimewa di daerah-daerah yang miskin dan terpencil, yang belum cukup mengenal Injil. Gambaran umum yang terbentuk ialah misionaris yang bersemangat tinggi, meninggalkan tanah airnya, mempersembahkan seluruh dirinya untuk pelayanan, menjadi bagian dari masyarakat setempat dan kalau perlu mati di tempat itu juga. Sampai hari ini, konsep ini masih relevan, namun sudah perlu dibaharui. Misi itu melekat pada situasi yang membutuhkan tanggapan konkrit dan merupakan sebuah sikap hidup, yakni menaruh perhatian pada pewartaan yang diperintahkan Yesus..

Walaupun tidak pernah pergi ke daerah misi, St. Teresia Lisieux memiliki perhatian yang besar bagi misi. Ia tekun berdoa bagi para misionaris dan karya mereka. Tidak mengherankan kalau Gereja menjadikannya pelindung misi, bersama St. Fransiskus Xaverius. Pesan yang disampaikan ialah, karya misi lapangan harus lahir dari kedalaman rohani yang menuntut kerendahan hati seperti seorang anak kecil di hadapan Tuhan.

Mengenang karya-karya besar banyak misionaris dari masa lalu, sekarang saya melihat, bahwa semua itu hanya mungkin karena mereka memiliki hidup doa yang berkualitas tinggi. Tanpa doa, tak ada sukacita di dalam pelayanan yang sangat menuntut pengorbanan. Oleh kerohanian yang baik, salib itu sungguh menjadi sumber sukacita yang memberi hidup. (ap)

  1. Sadarkah anda, kalau karya misi itu juga tugas anda?
  2. Apakah anda menjadikan doa unsur penting hidup anda sehari-hari?

(c) 2015 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 1 2
25 26 27 28 29 30 31
  Kamis, 1 Oktober 2015
  Pesta St. Teresia Kecil, perawan, pelindung misi  
 

BARANGSIAPA MEMBERI KAMU MINUM SECANGKIR AIR KARENA KAMU MURID KRISTUS, IA TIDAK AKAN KEHILANGAN GANJARANNYA

   
   
   
 
Yes 66:10-14b atau 1 Kor 12:31-13:13 | Mzm 131:1-3 | Mat 18:1-5

 

Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai (Yes 66:10-14b)

Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-sorailah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang pernah berkabung karenanya! Hendaknya kamu minum susu yang menyegarkan dan menjadi kenyang, hendaknya kamu menghirup dan menikmati susu yang bernas. Sebab beginilah firman Tuhan: Sungguh, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir. Kamu akan menyusu, akan digendong, dan akan dibelai-belai di pangkuan. Seperti seorang yang dihibur ibunya, demikianlah kamu yang Kuhibur; kamu akan dihibur di Yerusalem. Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh lebat.

Mazmur Tanggapan (Mzm 131:1-3)

Ref: Jagalah aku dalam damaiMu, ya Tuhan.

  1. Tuhan, aku tidak tinggi hati dan tidak memandang dengan sombong, aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.
  2. Sungguh, aku telah menyenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.
  3. Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya.
 

Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga (Mat 18:1-5)

Sekali peristiwa, datanglah murid-murid Yesus dan bertanya, "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, lalu berkata, "Aku berkata kepadamu, sungguh, jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga. Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku."




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)
 


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge