Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2016
  MASA NATAL
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
27 28 29 30 31 1
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6
  Jumat, 1 Januari 2016
  Hari Raya Santa Maria, Bunda Allah
 

PADA MULANYA ADALAH FIRMAN, FIRMAN
ITU TELAH MENJADI MANUSIA DAN TINGGAL
DI ANTARA KITA

 
 
 
 
Bil 6:22-27 | Mzm 66:2-3.5-6.8 | Gal 4:4-7 | Luk 2:16-21

Mereka harus meletakkan namaKu atas orang Israel; maka Aku akan memberkati mereka (Bil 6:22-27)

Sekali peristiwa Tuhan berfirman kepada Musa,"Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah kamu harus memberkati orang Israel. Katakanlah kepada mereka: Tuhan memberkati dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajahNya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Demikianlah mereka harus meletakkan namaKu atas orang Israel; maka Aku akan memberkati mereka."

SEMBILAN gereja di Singkil, Aceh, dibongkar oleh pemerintah daerah atas alasan tidak berijin. Di Manokwari, Papua, ribuan umat membuat aksi menolak dibangun masjid di tempat itu, dengan alasan belum ada ijin. Dengan penuh rasa prihatin, Pendeta Yewangoe, ketua PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) berkata, bahwa beribadat itu bukan sebuah kejahatan, dan orang Kristiani bukan penumpang gelap di negara ini. Padahal, Indonesia dipuji sebagai negara dengan toleransi yang tinggi. Betulkah penghargaan itu sesuai kenyataan dan layak kita peroleh?

Kita tentu tidak ingin ada kerusuhan sosial karena perbedaan iman. Kita tak rela ada gerakan separatis yang mengoyak keutuhan bangsa. Tetapi ketika kesabaran ditekan sampai di batas terjauh, keinginan lepas dari ikatan bangsa ini justru semakin subur. Bukankah kita terlahir dari rahim yang sama, ketika Bapa leluhur kita, Abraham, dipanggil untuk menjadi karunia bagi bangsa-bangsa? Mungkin kita tidak merenung terlalu jauh, karena hati telah dibutakan oleh emosi dan fanatisme.

Di awal tahun 2016, perlulah kita merenung semua perkara ini, seperti Bunda Maria merenung dan menerima kehendak Tuhan. Keselamatan bangsa ini hanya terlahir dari ketulusan hati kita. (ap)

Bunda Maria, doakan lah kami, anak-anak Bangsa ini,
agar berjuang dengan tulus hati, untuk menjalin persaudaraan sejati menjembatani berbagai perbedaan di antara kami.

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 67:2-3.5-6.8; R: 2a)

Ref: Berbelaskasihlah Tuhan dan adil, Allah kami adalah rahim.

  1. Kiranya Allah mengasihani dan memberkati kita, kiranya Ia menyidari kita dengan wajahNya, kiranya Ia menyinari jalanMu dikenal di bumi, dan keselamatanMu di antara segala bangsa.
  2. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, dan Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.
  3. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepadaMu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepadaMu. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takwa kepadaNya!
 

Allah mengutus anakNya yang lahir dari seorang perempuan (Gal 4:4-7)

Saudara-saudara, setelah genap waktunya, Allah mengutus AnakNya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk akan hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka yang takluk kepada hukum Taurat,
supaya kita diterima menjadi anak. Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh AnakNya ke dalam hati kita, yang berseru "Abba, ya Bapa." Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak;
dan kalau kamu anak, maka kamu juga menjadi ahliwaris-ahliwaris oleh karena Allah

 

Mereka mendapati Maria, Yusuf dan Si Bayi. Pada hari kedelapan Ia diberi nama Yesus (Luk 2:16-21)

Setelah mendengar berita kelahiran Penyelamat Dunia, para gembala cepat-cepat berangkat ke Betlehem dan mendapati Maria dan Yusuf, serta Bayi yang terbaring di dalam palungan. Ketika melihat Bayi itu, para gembala memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua yang orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hati dan merenungkannya. Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat; semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. Ketika genap delapan hari umurnya, Anak itu disunatkan dan Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum ia dikandung ibuNya.


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge