Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2016
  MASA PASKAH PEKAN 7
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31 1 2 3 4
  Senin, 9 Mei 2016
   
 

ENGKAU TELAH MENGUTUS AKU DAN
MENGASIHI MEREKA SAMA SEPERTI ENGKAU TELAH MENGASIHI AKU

 
 
 
 
Kis 19:1-8 | Mzm 68:2-3.4-5ac.6-7b | Yoh 16:29-33

Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya? (Kis 19:1-8)

Ketika Apolos masih berada di Kota Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman Asia, dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka, “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” Akan tetapi mereka menjawab dia, “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.” Lalu kata Paulus kepada mereka, “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?” Jawab mereka, “Dengan baptisan Yohanes.” Kata Paulus “Baptisan Yohanes adalah baptisan tobat, dan Yohanes sendiri berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian daripadanya, yaitu Yesus.” Ketika mendengar hal itu, mereka memberi diri dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang. Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Lewat pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.

 

KETIKA tergantung di salib antara hidup dan mati, Yesus berseru, "Eloi! Eloi! Lama sabakhtani?" yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku (Mrk 15:34). Secara sepintas, seruan ini menunjukkan rasa putus asa. Namun, pada sisi lain, seruan ini menyatakan, bahwa di saat yang paling gelap dalam hidupNya itu pun, manusia Yesus masih tetap menyebut Tuhan sebagai Bapa, tetap mengandalkan penyertaanNya sampai detik terakhir. Di sini Yesus tidak pernah menyerah pada dunia dan meninggalkan Tuhan. Ia bahkan membawa kembali jiwa-jiwa ke pelukan kasih Bapa. "Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia", kata Yesus (Yoh 16:33).

Penegasan Yesus tersebut merupakan peneguhan bagi para murid dan semua orang yang percaya kepadaNya, termasuk kita sekalian yang oleh kesadaran pribadi memilih untuk mengikuti Yesus, bersatu dengan Gereja Kudus, dan turut serta di dalam karya pewartaan Injil. Walaupun dengan kadar yang berbeda-beda, penolakan oleh dunia berjalan terus. Banyak orang yang merendahkan iman sebagai sumber malapetaka bagi banyak bangsa. Percaya kepada tuhan membuat orang malas berusaha, dan sebagainya. Apapun bentuknya, kita tetap ditantang untuk membuktikan, bahwa iman tetaplah menuntun kita menuju keselamatan. (ap)

Di saat-saat yang paling gelap di dalam hidup kami, ya Tuhan, berkenanlah menjadi cahaya penuntun kami menuju Engkau. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 68:2-3.4-5ac.6-7b; R: 33a)

Ref: Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah.

  1. Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya, orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya. Seperti asap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah.
  2. Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukaria. Bernyanyilah bagi Allah, bermazmurlah bagi nama-Nya! Nama-Nya ialah Tuhan!
  3. Bapa bagi anak yatim dan pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia.
 

Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia (Yoh 16:29-33)

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata bahwa akan tiba saat-Nya bahwa Ia tidak lagi berbicara dengan memakai kiasan. Maka para murid berkata kepada Yesus, “Lihat sekarang Engkau berkata-kata terus terang dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” Jawab Yesus kepada mereka, “Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu dicerai-beraikan, masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Akku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”


HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge