Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Mei 2016
  MASA BIASA PEKAN 9
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31 1 2 3 4
  Minggu, 29 Mei 2016
  Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus
 

IA MENGAMBIL ROTI DAN IKAN, MENENGADAH KE LANGIT, BERSYUKUR DAN MEMBAGI-BAGIKAN- NYA DAN MEREKA MAKAN SAPAI KENYANG

 
 
 
Kej 14:18-20 | Mzm 110:1-4; R.4bc | 1 Kor 11:23-26 | Luk 9:11b-17

Melkisedek membawa roti dan anggur (Kej 14:18-20)

Melkisedek, raja Salem, adalah seorang imam Allah Yang Mahatinggi. Ketika Abram kembali dari kemenangan atas beberapa raja, Melkisedek membawa anggur dan roti, lalu memberkati Abram, katanya, "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuh-musuhmu ke dalam tanganmu." Lalu Abram memberikan kepada Melkisedek sepersepuluh dari semua jarahannya.

 

SEPEKAN SILAM kita merenungkan dalamnya misteri Tritunggal Maha Kudus dan kita sampai pada kesimpulan, bahwa kemampuan kita tak akan menggapai keagungan misteri terdalam pribadi ilahi ini. Ketika budi tak mampu menyelami, iman yang berperanan. Namun pada hari ini, kita justru dihantar ke model pewahyuan diri Tuhan yang bisa diindrai oleh manusia, yakni warisan korban diri Kritus, Tubuh dan Darah-Nya, Sakramen Ekaristi Kudus yang menjadi santapan rohani kaum beriman. Walaupun dalam rupa roti dan anggur, Kristus hadir secara nyata dalam warisan sakramen ini, sehingga umat manusia mengalami langsung kehadiranNya. Di sini kita menyaksikan korban diri Tuhan yang berlangsung terus menerus. Setiap hari ia menyediakan diri-Nya di atas altar untuk menjadi santapan peneguh kita dalam peziarahan hidup.

Tradisi Kitab Suci mengingatkan kita tentang peranan roti anggur yang selalu membahasakan keintiman relasi antara Tuhan dan manusia, serta antara manusia dan manusia. Milkesedek, raja Salem, memberkati Abram dengan roti dan anggur. Paulus mengingatkan jemaat di Korintus untuk selalu mewartakan wafat Tuhan, setiap kali mereka makan roti dan minum anggur dari cawan. Sementara Yesus memecah-mecahkan roti untuk menolong para murid yang kelaparan. Roti dan anggur, yang merupakan santapan sehari-hari orang Yahudi, dipergunakan Tuhan untuk menyatakan kemuliaan dan penyertaan-Nya secara terus menerus kepada umat manusia. Tuhan yang agung merendahkan diri dalam rupa roti dan anggur, agar kita memiliki pegangan, bahwa kasih Tuhan bagi manusia berdosa itu nyata dan membawa keselamatan.

Hari Raya TUBUH dan DARAH Kristus adalah hari raya penyertaan Tuhan yang tak kunjung putus. Pewarisan diri Tuhan bagi kita ini melanjutkan korban Kristus di atas salib, yang menghantar-Nya menuju kebangkitan yang memerdekakan anak-anak Allah. Dengan menyantap tubuh dan darah Kristus, kita mengambil bagian did alam korban salib Kristus, karena kita berharap untuk turut serta di dalam kebangkitan. Karena itu, Ekaristi Kudus adalah korban salib yang meneguhkan kita untuk turut serta memikul salib Kristus, sehigga silih dosa umat Allah terjadi, dan kita semua melangkah pasti menuju kemuliaan yang disediakan bagi orang-orang pilihan. Mari kita menghormati Sakramen Mahakudus dengan rutin menerima komunio dan adorasi di jam-jam hening. Semoga semakin banyak orang mencintai Kristus yang bertahta dalam Sakramen Mahakudus dan turut serta di dalam korban silih bagi keselamatan jiwa-jiwa. (ap)

Tuhan, nyatakanlah dirimu kepada kami sesuai dengan kehendakMu, dan ajarilah kami untuk selalu menghargai kasihMu. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 110:1-4; R: 4bc)

Ref: Engkaulah imam untuk selama-lamanya menurut Melkisedek.

  1. Beginilah firman Tuhan kepada tuanku, "Duduklah di sebelah kananKu, sampai musuh-musuhmu Kubuat menjadi tumpuan kakimu."
  2. Tongkat kuasamu akan diulurkan Tuhan dari Sion; berkuasalah Engkau di antara musuhmu!
  3. Engkau meraja di atas gunung yang suci, sejak hari kelahiranmuu, sejak dalam kandungan, sejak fajar masa mudamu.
  4. Tuhan telah bersumpah dan tidak akan menyesal, "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya menurut Melkisedek."
 

Setiap kali makan dan minum kamu mewartakan wafat Tuhan (1 Kor 11:23-26)

Saudara-saudara terkasih, apa yang telah kuteruskan kepadamu ini telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam Ia diserahkan, mengambil roti, dan sesudah mengucap syukur atasnya, Ia membagi-bagi roti itu seraya berkata, "Inilah Tubuh-Ku, yang diserahkan bagimu, perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku!" Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata, "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan dalam darah-Ku. Setiap kali kamu meminumnya, perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku!" Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari cawan ini, kamu mewartakan wafat Tuhan sampai Ia datang.

 

Mereka semua makan sampai kenyang (Luk 9:11b-17)

Sekali peristiwa, Yesus berbicara kepada orang banyak tentang Kerajaan Allah, dan Ia menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan. Pada waktu malam, datanglah kedua belas murid kepada Yesus dan berkata, "Suruhlah orang banyak itu pergi, supaya mereka pergi ke desa-desa dan kampung-kampung sekitar ini untuk mencari tempat penginapan serta makanan, karena di sini kita berada di tempat yang sunyi." Tetapi Yesus berkata kepada mereka, "Kamu harus memberi mereka makan!" Mereka menjawab, "Yang ada pada kami tidak lebih dari lima roti dan dua ikan, kecuali kalau kami pergi membeli makanan untuk semua orang banyak ini." Sebab di situ ada kira-kira lima ribu orang laki-laki.
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Suruhlah mereka duduk berkelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang setiap kelompok." Murid-murid melakukannya, dan menyuruh semua orang banyak itu duduk. Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, lalu menengadah ke langit dan mengucap berkat, kemudian membagi-bagi roti itu dan memberikannya kepada para murid supaya dibagi-bagikan kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian dikumpulkanlah potongan- potongan roti yang sisa sebanyak dua belas bakul.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge