Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Februari 2017
  MASA BIASA PEKAN 7
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
      1 2 3
26 27 28        
  Selasa, 21 Februari 2017
   
 

KASIHILAH SESAMAMU DAN DOAKANLAH MEREKA YANG MEMBENCIMU, AGAR DIRIMU LAYAK MENJADI ANAK-ANAK ALLAH

 
 
 
Sir 2:1-11 | Mzm 37:3-4.18-19.27-28.39-40 | Mrk 9:30-37

Bersiap-sedialah menghadapi pencobaan (Sir 2:1-11)

Anakku, jika engkau mau mengabdi kepada Tuhan, bersiap sedialah menghadapi pencobaan. Tabahkanlah dan teguhkanlah hatimu. Jangan gelisah pada waktu malang. Berpautlah kepada Tuhan, jangan berpaling dari pada-Nya, supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu. Terimalah saja apa pun yang menimpa dirimu dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu. Sebab emas diuji dalam api, tetapi orang yang dikasihi Tuhan diuji dalam kancah penghinaan. Percayalah pada Tuhan maka Ia pun menghiraukan dikau, ratakanlah jalanmu dan berharaplah kepada-Nya. Kalian yang takut akan Tuhan nantikanlah belas kasihan-Nya dan jangan menyimpang, supaya kalian jangan terjatuh. Kalian yang takut akan Tuhan, percayalah pada-Nya, niscaya kalian tidak akan kehilangan ganjaran. Kalian yang takut akan Tuhan, harapkanlah yang baik, sukacita kekal dan belas kasihan. Ingatlah akan angkatan yang sudah-sudah dan perhatikanlah: pernahkah Tuhan mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya? Pernahkah Tuhan meninggalkan orang yang tekun bertakwa? Pernahkah Tuhan tidak menghiraukan orang yang berseru kepada-Nya? Sungguh,Tuhan itu pengasih dan penyayang. Ia mengampuni dosa dan menyelamatkan di waktu kemalangan.

 

SESUDAH melakukan sesuatu yang baik dan berhasil, saya harus mempersiapkan diri menerima kemungkinan adanya kegagalan yang menimpa. Tidak bisa dipastikan, apakah itu konsekuensi dari keberhasilan, tetapi sukacita yang diraih oleh keberhasilan begitu memenuhi hati, sehingga ketika kegagalan itu ada, sakit hati jadi lebih terasa, karena saya tidak ingin sukacitaku dinodai oleh penderitaan karena kegagalan.

YESUS BIN SIRAHK menyirami kita dengan kata-kata bijak hari ini, yakni bersia-siap menghadapi pencobaan. "Emas diuji dalam api, orang yang dikasihi Tuhan diuji dalam kancah penghinaan" (Sir 2:5). Jika seseorang sungguh beriman kepada Tuhan, ia akan menerima pencobaan itu dengan tenang, yakin bahwa muara dari pencobaan itu adalah hati yang semakin melekat pada Tuhan. Pemurnian batin manusia itu oleh Yesus diajarkan dalam bentuk kerendahan hati. "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan melayani semuanya", kata Yesus (Mrk 9:35). Dengan melayani, seseorang menguji diri, apakah ia murid Tuhan yang setia.

PENDERITAAN itu bukan hal yang menyenangkan, dan kita harus selalu berjuang untuk menyingkirkan penderitaan. Sikap yang tak diharapkan ialah lari dari penderitaan dan menimpakannya atas diri orang lain. Berani menghadapi penderitaan berarti berani mencari jalan keluar, menumbuhkan kepercayaan diri, dan lebih teguh beriman pada Tuhan. Dengan itu kita juga memberi inspirasi bagi orang lain, sehingga bersama-sama kita saling menginpirasi dan melakukan kebajikan di mata Tuhan. (ap)

Tuhan Yesus Kristus, ajarilah kami menjadi orang yang rendah hati, sehingga kami lebih tabah memanggul salib hidup kami. Amin!

(c) 2017 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 37:3-4.18-19.27-28.39-40; R: lh. 5)

Ref: Percaya kan lah hidupmu kepada Tuhan, dan Ia akan bertindak.
  1. Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia; bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memenuhi keinginan hatimu!
  2. Tuhan mengetahui hari hidup orang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya; mereka tidak akan mendapat malu sewaktu ditimpa kemalangan, dan pada hari-hari kelaparan mereka akan menjadi kenyang.
  3. Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan memiliki tempat tinggal yang abadi; sebab Tuhan mencintai kebenaran dan tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Orang-orang yang berbuat jahat akan binasa dan anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.
  4. Orang-orang benar akan diselamatkan oleh Tuhan; Dialah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan; Tuhan menolong dan meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik; Tuhan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.
 

Barangsiapa ingin menjadi yang pertama, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya (Mrk 9:30-37)

Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya melintasi Galilea. Yesus tidak mau hal itu diketahui orang, sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia. Tetapi tiga hari setelah dibunuh, Ia akan bangkit.” Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada Yesus. Kemudian Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum. Ketika sudah berada di rumah Yesus bertanya kepada para murid itu, “Apa yang kalian perbincangkan tadi di jalan?” Tetapi mereka diam saja, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka. Lalu Yesus duduk dan memanggil keduabelas murid itu. Kata-Nya kepada mereka, “Jika seorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan semuanya.” Yesus lalu memanggil seorang anak kecil ke tengah-tengah mereka. Kemudian ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka, “Barangsiapa menerima seorang anak seperti ini demi nama-Ku, dia menerima Aku. Dan barangsiapa menerima Aku, sebenarnya bukan Aku yang mereka terima, melainkan Dia yang mengutus Aku.”

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge