Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2018
  Masa Natal
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  1 2 3 4 5
28 29 30 31      

Senin, 1 Januari 2018
 
  Hari Raya Maria Bunda Allah  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga Gereja menaruh perhatian serius dan mengambil
langkah nyata untuk mengatasi masalah di mana banyak anak
muda Katolik ragu, goyah dan akhirnya meninggalkan iman."
 
 
 
Bil 6:22-27 | Mzm 67:2-3.5-6.8 | Gal 4:4-7 | Luk 2:16-21

Mereka harus meletakkan nama-Ku atas orang Israel; maka Aku akan memberkati mereka (Bil 6:22-27)

Sekali peristiwa Tuhan berfirman kepada Musa,"Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah kamu harus memberkati orang Israel. Katakanlah kepada mereka: Tuhan memberkati dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajahNya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Demikianlah mereka harus meletakkan namaKu atas orang Israel; maka Aku akan memberkati mereka."

MENGAWALI tahun 2018, kita merenung tentang keluarga, di mana peranan ibu sangatlah penting. Secara biologis, ibu memiliki pertalian lebih erat dengan anak, karena selama sembilan bulan bayi berada dalam kandungan ibunya. Kelahiran anak merupakan pengalaman traumatis, karena ia terlempar dari lingkungan aman rahim ibunya. Rasa aman itu perlu diciptakan kembali. Misalnya, dekapan sang ibu membuat si anak mendengar denyut jantung ibu yang ia kenal. Ia tahu ia aman di dada ibunya.

MENGAWALI tahun 2018, kita merenung tentang Maria, Bunda Allah. Apakah Tuhan membutuhkan rasa aman dari seorang ibu? Tentu saja tidak, tetapi kehadiran Maria sebagai Bunda Allah menyiratkan pesan, bahwa Maria itu Bunda semua yang berkenan kepada Allah. Dengan demikian, rasa aman yang mengalir dari kerahiman Sang Bunda akan menyelimuti anak- anak Tuhan, umat manusia yang masih berziarah di dunia ini. Di sini umat Allah menemukan basis pijakan kokoh, yang disempurnakan oleh Tuhan melalui Yesus Kristus, pada peristiwa salib dan kebangkitan. Di dalam diri Maria, kita menemukan Tuhan menghargai manusia lemah. Manusia dilibatkan dalam karya besar Allah, bukan karena ia hebat, tetapi karena Tuhan tidak rela meninggalkan manusia yang dibentuk menurut citra-Nya merana dalam dosa.

MENGAWALI tahun 2018, kita merenung tentang peranan kita masing-masing di dalam keluarga, baik keluarga oleh ikatan darah maupun keluarga oleh ikatan iman. Model kita tetap sama, yakni Maria, Bunda Allah, yang telah memberi contoh kerendahan hati yang mendalam, yang setia menderita bersama Kristus, yang tak menjadikan karunia Allah kemuliaan bagi dirinya melainkan bagi kebesaran Yesus, Puteranya. Jika semangat ini ada di dalam diri kita dan keluarga-keluarga kita, kita boleh yakin, bahwa fajar baru kehidupan iman telah dimulai. (ap)

Kami ingin menyerahkan seluruh hidup ke dalam tangan-Mu yang penuh kasih, ya Tuhan. Lindungilah kami. Bunda Maria, doakanlah kami. Amin!

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 67:2-3.5-6.8; R: 2a)

Ref: Berbelaskasihlah Tuhan dan adil, Allah kami adalah rahim.

  1. Kiranya Allah mengasihani dan memberkati kita, kiranya Ia menyidari kita dengan wajah-Nya, kiranya Ia menyinari jalanMu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
  2. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, dan Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.
  3. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takwa kepada-Nya!
 

Allah mengutus anak-Nya yang lahir dari seorang perempuan (Gal 4:4-7)

Saudara-saudara, setelah genap waktunya, Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk akan hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru "Abba, ya Bapa." Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; dan kalau kamu anak, maka kamu juga menjadi ahliwaris-ahliwaris oleh karena Allah.

 

Mereka mendapati Maria, Yusuf dan Si Bayi. Pada hari kedelapan Ia diberi nama Yesus (Luk 2:16-21)

Setelah mendengar berita kelahiran Penyelamat Dunia, para gembala cepat-cepat berangkat ke Betlehem dan mendapati Maria dan Yusuf, serta Bayi yang terbaring di dalam palungan. Ketika melihat Bayi itu, para gembala memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua yang orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hati dan merenungkannya. Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat; semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. Ketika genap delapan hari umurnya, Anak itu disunatkan dan Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum ia dikandung ibu-Nya.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge