Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Januari 2018
  Masa Natal
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
  1 2 3 4 5
28 29 30 31      

Kamis, 4 Januari 2018
 
  St. Anna Seton  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga Gereja menaruh perhatian serius dan mengambil
langkah nyata untuk mengatasi masalah di mana banyak anak
muda Katolik ragu, goyah dan akhirnya meninggalkan iman."
 
 
 
1 Yoh 3:7-10 | Mzm 98:1.7-9 | Yoh 1:35-42

Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi (1 Yoh 3:7-10)

Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu. Barangsiapa berbuat kebenaran, dia adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar. Barangsiapa tetap berbuat dosa, dia berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yakni untuk membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu. Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia; dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran tidak berasal dari Allah; demikian juga setiap orang yang tidak mengasihi saudaranya.

MAZMUR TANGGAPAN pada hari-hari ini memadahkan sukacita dunia yang melihat keselamatan yang datang dari Allah. Sukacita itu tidak berarti bebas dari kesulitan hidup, tetapi lebih pada hati yang dipenuhi harapan. Kesukaran hidup tidak lagi memenuhi hati sanubari, karena hadirnya Kristus telah menyita perhatian. Berkat kehadiran Kristus itu, orang-orang yang ada di sekitar-Nya memiliki keyakinan diri yang lebih tinggi dan mampu mengatasi tantangan hidup. Warta gembira inilah yang dibawa oleh Andreas kepada Simon. Pilihan Andreas itu tepat, karena Yesus langsung melihat kualitas diri Simon. Pada peristiwa ini Simon mengalami kelahiran baru. Hidupnya tidak akan pernah sama lagi, karena kini yang memimpin dia adalah semangat Kristus dan inspirasi Roh Kudus, di bawah rencana keselamatan Bapa.

DILAHIRKAN BARU dapat kita lihat sebagai sebuah tujuan hidup yang perlu kita perjuangkan. Walaupun telah dibaptis, kita tidak selalu hidup menurut ukuran Kristus. Setiap kali kita berdosa, kita mengingkari jalan kebenaran dan menjadi anak-anak kegelapan. Namun setiap pertobatan berarti menerima kembali Yesus Kristus dan menjadi manusia baru. Karena itu pertobatan bukan sebuah hukuman melainkan rahmat yang menyelamatkan. Seringkali kita malu karena telah berdosa dan malu mengakui kelemahan. Namun salib Kristus telah mengubah semua itu, dari rasa malu ke rasa rindu, dari rasa gamang ke sukacita. Ketika kita dijiwai Kristus, salib hidup bukanlah apa-apa. (ap)

Teguhkanlah kami dalam roh dan kebenaran, ya Tuhan, sehingga kami dengan sukarela membaharui diri kami dalam pertobatan. Amin!

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 98:1.7-8.9; R: 3cd)

Ref: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
  2. Biarlah gemuruh laut dan segala isinya, dunia dan semua yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama.
  3. Biarlah mereka bersorak-sorai di hadapan Tuhan, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.
 

Kami telah menemukan Mesias! (Yoh 1:35-42)

Sekali peristiwa Yohanes berdiri di tempat ia membaptis orang di Sungai Yordan bersama dengan dua orang muridnya. Ketika melihat Yesus lewat, Yohanes berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah!” Mendengar apa yang dikatakan Yohanes, kedua murid itu pergi mengikuti Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Melihat mereka mengikuti Dia, Yesus lalu berkata kepada mereka, “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya, “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Yesus berkata kepada mereka, “Marilah, dan kamu akan melihatnya.” Mereka pun datang, dan melihat di mana Yesus tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia. Waktu itu kira-kira pukul empat.
Salah seorang dari kedua murid yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikuti Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya, “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata, “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge