Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Februari 2018
  Masa Biasa Pekan 5
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
        1 2
25 26 27 28      

Jumat, 9 Februari 2018
 
  St. Apolonia, martir  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga dokter-dokter Katolik tidak menurunkan kualitas pelayanan medisnya dan secara profesional tetap menolong pasien-pasiennya yang menggunakan program jaminan kesehatan nasional."
 
 
 
1 Raj 11:29-32; 12:19 | Mzm 81:10-11ab.12-15 | Mrk 7:31-37

Israel memberontak terhadap keluarga Daud (1 Raj 11:29-32; 12:19)

Pada waktu itu Yerobeam, seorang pegawai Raja Salomo, keluar dari Yerusalem. Di tengah jalan ia bertemu dengan Nabi Ahia, orang Silo, yang berselubung kain baru. Hanya mereka berdua yang ada di padang. Ahia memegang kain baru yang ada di badannya, lalu dikoyakkannya menjadi dua belas koyakan. Ia berkata kepada Yerobeam “Ambillah bagimu sepuluh koyakan, sebab beginilah sabda Tuhan, Allah Israel: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku. Tetapi satu suku akan tetap padanya oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem, kota yang Kupilih dari segala suku Israel. Demikianlah orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.

 
SEJUMLAH kerusuhan yang terjadi di Indonesia menyasar gereja-gereja atau kompleks biara dan persekolahan Kristen. 10 Oktober 1996, tragedi itu terjadi di Situbondo, di mana puluhan Gereja Krsiten, sekolah-sekolah Katolik, biara dan panti asuhan Kristen dibakar. Satu keluarga pendeta mati terbakar. Dalam satu kajian antar gereja sesudah peristiwa itu, disepakati perlunya komunikasi yang lebih intensip di antara denominasi-denominasi Kristiani, untuk berbagi informasi dan saling meneguhkan. Ketika gereja-gereja tak bersatu, pihak lain mudah memanfaatkan keadaan dan membawa kerusakan yang mungkin memerlukan puluhan tahun untuk bisa memulihkannya.

KETIKA Tuhan tidak lagi menjadi pusat perhatian, Kerajaan Israel yang dipimpin Salomo terancam. Nubuat Ahia mengatakan sepuluh suku Israel akan memisahkan diri dan membentuk Kerajaan Israel di Utara, dengan hanya meninggalkan dua suku di Yehuda. Hal itu sungguh terjadi ketika Rehabeam, anak Salomo, menjadi raja di Yerusalem (lih. 1 Raj 12:19-20). Padahal Tuhan berjanji memelihara Kerajaan Daud selama-lamanya. Perwujudan janji ini bermuara pada perutusan Yesus Kristus, namun definisi Tahta Daud berubah, bukan kerajaan politis melainkan Israel Baru, Gereja Kudus. Yesus mulai dengan mewujudkan nubuat nabi-nabi, yakni menyembuhkan orang-orang yang bisu, buta dan lumpuh (bdk. Yes 35:6). Ketika kepercayaan itu sudah terbentuk, Yesus pun menghantar mereka ke kebenaran sejati, yakni keselamatan sejati melalui salib dan kebangkitan. Persatuan umat penting untuk saling menunjang di jalan salib tersebut.

DOSA merusak dan menghancurkan keutuhan ciptaan Tuhan. salib dan kebangkitan Yesus mempersatukan. Paradigma ini senantiasa relevan dengan hidup jemaat Kristiani di manapun. Kita selalu dirongrong oleh dosa kita sendiri, namun kita juga dituntun Tuhan untuk terus membangun persekutuan dalam kasih-Nya. Maka kita bertanggung jawab untuk mewartakan keselamatan tersebut, agar dunia tidak terus membiarkan diri digerogoti dosa melainkan berjuang menegakkan salib demi Kerajaan Allah. (ap)

Di dalam kasih-Mu, ya Yesus, kami menemukan kedamaian. Buatlah kami menjadi duta-duta kasih-Mu yang mempersatukan bangsa-bangsa. Amin!

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 81:10-11ab.12-13.14-15)

Ref: Akulah Tuhan Allahmu, dengarkanlah Aku.

  1. Janganlah ada di antaramu allah lain, dan janganlah engkau menyembah allah asing. Akulah Tuhan, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.
  2. Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tida suka kepada-Ku. Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti angan-angannya sendiri.
  3. Sekiranya umat-Ku mendengar Aku; sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan, seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan para lawan mereka Kupukul dengan tangan-Ku.

Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara (Mrk 7:31-37)

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus lewat Sidon dan pergi ke Danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang tuli dan gagap dan memohon supaya Yesus meletakkan tangan-Nya atas orang itu. Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian. Kemudian Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya, “Effata!” – artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya. Lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka takjub dan tercengang, dan berkata, “Ia menjadikan segala-galanya baik! Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge