Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Februari 2018
  Masa Prapaskah Pekan 2
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
        1 2
25 26 27 28      

Senin, 26 Februari 2018
 
  St. Didakus Carvalho, martir  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga dokter-dokter Katolik tidak menurunkan kualitas pelayanan medisnya dan secara profesional tetap menolong pasien-pasiennya yang menggunakan program jaminan kesehatan nasional."
 
 
 
Dan 9:4b-10 | Mzm 79:8-9.11.13 | Luk 6:36-38

Kami telah berbuat dosa dan salah (Dan 9:4b-10)

Ah, Tuhan, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang memegang perjanjian dan kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Engkau serta berpegang pada perintah-Mu, kami telah berbuat dosa dan salah. Kami telah berlaku fasik dan telah memberontak; kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu. Kami pun tidak taat kepada hamba-hamba-Mu, para nabi, yang telah berbicara atas nama-Mu; kepada raja-raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri. Ya, Tuhan, Engkaulah yang benar! Patutlah kami malu seperti pada hari ini, kami orang-orang Yehuda, penduduk Kota Yerusalem, dan segenap orang Israel; mereka yang dekat dan mereka yang jauh, di segala negeri ke mana Engkau telah membuang mereka oleh karena mereka berlaku murtad kepada Engkau. Ya Tuhan, kami, raja-raja, pemimpin-pemimpin kami dan bapa-bapa kami patutlah malu, sebab kami telah berbuat dosa terhadap Engkau. Pada Tuhan, Allah kami, ada belas kasih dan pengampunan, walaupun kami telah memberontak terhadap Dia, dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, yang menyuruh kami hidup menurut hukum yang telah diberikan-Nya kepada kami dengan perantaraan para nabi, hamba-hamba-Nya.

 
MENGAKUI kegagalan dengan mulut sendiri penting untuk proses healing luka-luka jiwa yang telah tertoreh di dalam hati. Daniel dengan rendah hati mengakui kesalahan para leluhur yang telah mendatangkan begitu banyak penderitaan bagi seluruh bangsa. Di balik pengakuan kesalahan itu tetap terselip harapan dan ucapan syukur, karena Tuhan itu Mahapengampun dan penuh belas kasih. Secara sadar Daniel mengungkapkan hal ini sebagai peringatan bagi generasi baru, bahwa jika mereka tidak setia kepada Tuhan, mereka dapat mengalami kepahitan seperti para leluhur.

SUPAYA dapat memperoleh perlakuan yang baik dari sesama kita, Yesus memberi pedoman sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari: tidak menghakimi, tidak menghukum, murah hati. Prinsipnya, ukuran yang kita pakai akan diukurkan kepada kita. Namun, ternyata tidak mudah menerapkan ajaran Kristus ini. Agar tidak menghakimi dan tidak menghukum, seseorang harus bisa mengendalikan kesombongan dan amarah. Supaya bisa murah hati, seseorang harus mengikis egoismenya. Walaupun tak mudah, prinsip ini menjadi pedoman, dan kita berusaha menggapainya. Proses itu menolong kita membaharui diri.

DUA TEMA besar ini menjadi permenungan kita: mengaku salah dan bersikap adil. Dengan mengakui salah kita meneguhkan diri dan memperbaiki komunikasi dengan Tuhan dan sesama. Dengan bersikap adil kita mencegah dendam, kekerasan dan ketidakadilan lainnya. Tentu saja semua kebajikan ini tidak datang seperti hujan dari langit. Kita membangunnya tahap demi tahap. Maka kita memerlukan kerendahan hati dan ketabahan di dalam semua situasi yang tidak menguntungkan. Hamba yang setia dinantikan oleh mahkota kemuliaan dalam Kerajaan Kekal. (ap)

Berilah kami kekuatan untuk bersikap rendah hati, ya Tuhan, mengakui kesalahan kami dan berlaku adil kepada sesama di sekitar kami. Amin.

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 79:8-9.11.13; R: 103:10a)

Ref: Tuhan tidak memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita.

  1. Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang! Kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemahlah kami.
  2. Demi kemuliaan-Mu, tolonglah kami, ya Tuhan penyelamat! Lepaskanlah kami dan ampunilahh dosa kami, oleh karena nama-Mu!
  3. Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh.
  4. Maka kami, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian bagi-Mu turun-temurun.

Ampunilah dan kamu akan diampuni (Luk 6:36-38)

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Hendaklah kamu murah hati, sebagaimana Bapa-Mu adalah murah hati. Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum. Ampunilah, dan kamu akan diampuni. Berilah, dan kamu akan diberi. Suatu takaran yang baik dan dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge