Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Februari 2018
  Masa Prapaskah Pekan 2
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
        1 2
25 26 27 28      

Rabu, 28 Februari 2018
 
  St. Antonia, abbas; St. Hilarius, paus  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga dokter-dokter Katolik tidak menurunkan kualitas pelayanan medisnya dan secara profesional tetap menolong pasien-pasiennya yang menggunakan program jaminan kesehatan nasional."
 
 
 
Yer 18:18-20 | Mzm 31:5-6.14.15-16 | Mat 20:17-28

Persengkokolan melawan Nabi Yeremia (Yer 18: 18-20)

Para lawan Nabi Yeremia berkata, “Marilah kita mengadakan persepakatan terhadap Yeremia, sebab imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak akan kehabisan nasehat dan nabi tidak akan kehabisan firman. Marilah kita memukul dia dengan bahasanya sendiri dan jangan memperhatikan setiap perkataannya!” Perhatikanlah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah suara pengaduanku! Akan dibalaskah kebaikan dengan kejahatan? Mereka telah menggali lubang untuk aku! Ingatlah bahwa aku telah berdiri dihadapan-Mu, dan telah berbicara membela mereka supaya amarah-Mu disurutkan dari mereka.

 
SEJUMLAH umat yang bekerja selalu meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk berdoa di sepan Sakramen Mahakudus, di Gereja atau di ruang adorasi. Beberapa kali saya melihat ada yang hanya menangis. Ada yang sempat sharing pengalaman iman kepadaku, bahwa dalam doa itu ia hanya menumpahkan segala keluh kesah, kemarahan, kekecewaan, dan aneka perasaan lainnya. Tidak semua dijawab oleh Tuhan, tetapi ada seorang yang yakin selalu dijawab oleh Tuhan. Jawaban Tuhan ialah, Ia selalu ada dan menjadi sandaran terakhir yang tak pernah menolak. "Apa yang saya rasakan saya ungkapkan, dan Tuhan tidak pernah mengabaikannya", katanya. Setidak-tidaknya ia tahu ke mana ia pergi dalam kesulitan.

YEREMIA mengadu kepada Tuhan karena merasa diperlakukan tak adil oleh orang-orang sebangsanya. Ia telah menjalankan semua perintah Tuhan, namun ternyata bangsa ini malah mengancam dirinya. Dalam kesedihan dan ketakutan, ia mengadu kepada Tuhan yang mengutusnya. Namun pengaduan kepada Tuhan oleh utusan Allah ini bukanlah usaha agar orang-orang dicelakakan seperti rencana mereka. Pengaduan ini dimaksudkan untuk memperoleh daya iman yang lebih besar, agar ia mampu menjalani kehendak Tuhan. Peranan inilah yang agaknya kurang dipahami oleh keluarga Zebedeus, yang meminta tempat di kiri dan kanan Yesus dalam Kerajaan Kekal. Ibu Zebedeus yakin dapat meminum cawan Kristus, demikian juga Yohanes dan Yakobus. Namun Yesus mengingatkan, cawan itu harus mereka minum, tapi karunia kemuliaan sepenuhnya ada di tangah Bapa, bukan karena pendekatan personal manusia.

PERJUANGAN hidup kita bertambah berat dari waktu ke waktu dan membutuhkan tanggapan yang kreatip tanpa meninggalkan prinsip iman. Kita boleh berambisi untuk meraih kedudukan tertentu atau status dan kekayaan yang besar, tetapi bukan untuk memenuhi nafsu berkuasa pribadi kita, melainkan untuk memperoleh daya iman yang lebih besar bagi kelancaran pewartaan Kerajaan Allah. Tuhan memberi karunia yang diperlukan untuk tugas panggilan yang Dia tentukan bagi kita, bukan untuk memuaskan nafsu kita. Hendaklah kita berjaga-jaga, agar tidak terperangkap dalam dosa keculasan. (ap)

Buatlah Masa Prapaskah-ku lebih bermakna, ya Yesus, di saat aku mampu mengendalikan diri dari semua keinginan yang tidak aku perlukan. Amin.

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 31:5-6.14-16; R: 17b)

Ref: Selamatkanlah aku, ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu!

  1. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. Ke dalam tangan-Mu lah kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia.
  2. Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, menghantuiku dari segala penjuru; mereka bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.
  3. Tetapi aku, kepada-Mu ya Tuhan, aku percaya, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan bebaskanlah dari orang-orang yang mengejarku!

Yesus akan dijatuhi hukuman mati (Mat 20:17-28)

Pada waktu Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka, “Sekarang kita pergi ke Yerusalem, dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya ia diolok-olok, disesah dan disalibkan, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.”
Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus beserta anak-anaknya kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawab ibu itu, “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” Tetapi Yesus menjawab, “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya, ‘Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka, “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.”
Mendengar itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata, “Kamu tahu, bahwa pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu! Barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu. Sama seperti Anak Manusia, Ia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge