Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Juli 2018
  Masa Biasa Pekan 14
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
1 2 3 4 5 6
29 30 31        

Senin, 9 Juli 2018
 
  St. Adrian Fortescue, martir  
 
UJUD GEREJA INDONESIA:
"Semoga di tingkat keluarahan, RT dan RW, orang Katolik yang mampu mau menjadi pelopor dan pamong untuk menghidupi dan mempraktekkan kerukunan dan kedamaian."
 
 
Hos 2:13.14b-15.18-19 | Mzm 145:2-9 | Mat 9:18-26

Aku akan menjadikan dikau isteriku untuk selama-lamanya (Hos 2:13.14b-15.18-19)

Inilah sabda Tuhan, “Aku akan membujuk umat kesayangan-Ku dan membawanya ke padang gurun, lalu berbicara menenangkan hatinya. Di sana ia akan merelakan diri seperti pada masa mudanya, seperti ketika ia berangkat ke luar dari tanah Mesir. Maka pada waktu itu, demikianlah sabda Tuhan, engkau akan memanggil Aku ‘Suamiku’, dan tidak lagi memanggil Aku ‘Baalku’. Aku akan menjadikan dikau isteri-Ku untuk selama-lamanya, dan Aku akan menjadikan dikau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang. Aku akan menjadikan dikau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal Tuhan.”

 
SESUDAH hujan lebat mereda, saya suka naik ke lantai atas rumah dan menikmati udara segar. Satwa liar di hutan lindung dekat rumahku biasanya bersuara riuh, sepertinya menikmati segarnya alam sesudah hujan. Itu fenomena alam yang biasa, tetapi selalu memberi kesan tersendiri. Betapa kemurahan Tuhan itu nyata dan terus melimpah dari hari ke hari. Hanya karena saya terbiasa dengan hal-hal ini, seringkali tidak saya sadari karunia itu lalu lalai mensyukurinya. Terima kasih Tuhan.

KEMATIAN sang anak membuat kepala rumah ibadat berduka. Tapi ia pun bergegas mencari Yesus, yakin kalau Yesus akan menolong keluarganya. Demikian juga perempuan yang menjamah jubah Yesus. Keyakinan itu sama, bahwa Yesus menolong mereka dari kemalangan yang menimpa. Saya percaya, mereka mengalami pergolakan batin sebelum mengambil keputusan mendatangi Yesus. Kematian adalah hal alamiah, demikian juga penyakit dan penderitaan lain. Namun pergolakan itu menumbuhkan harapan, bahwa di balik perjuangan itu ada ganjaran iman yang menanti. Mereka setia pada perjuangannya itu dan memperoleh ganjaran yang setimpal. Perempuan yang sakit disembuhkan, anak kepala rumah ibadat dihidupkan. Sukacita mereka dipulihkan dan mereka meniti hidup baru dalam penyelenggaraan Tuhan.

PERGOLAKAN batin itu ibadat hujan badai yang melanda bumi, ganas dan merusak, tetapi membawa berkat sesudah mereda. Alam memiliki daya hidup oleh hujan yang turun. Tumbuhan pun bertumbuh, memberi makanan bagi satwa dan rantai konsumen selanjutnya. Namun alam tidak menyadari semua ini. Seperti itu lah manusia. Ada badai kehidupan, ada berkat dan penyertaan Tuhan. Ada ketakutan, tetapi ada sukacita yang dipulihkan. Tetapi kita sering lupa akan pribadi di balik itu, yakni Tuhan. Dalam doa dan tobat, mari kita berpaling kepada-Nya, mohon ampun atas dosa dan bersyukur atas kasih karunia-Nya. (ap)

Teguhkanlah kami di saat badai kehidupan melanda, ya Tuhan, agar kami mengalami cinta-Mu dan berbalik ke jalan kebenaran-Mu. Amin.

© 2018 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 145:2-3.4-5.6-7.8-9; R: 8a)

Ref: Tuhan itu pengasih dan penyayang.

  1. Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. Besarlah Tuhan, dan sangat terpuji, kebesaran-Nya tidak terselami.
  2. Angkatan demi angkatan akan memegahkan karya-karya-Mu, dan akan memberitakan keperkasaan-Mu. Semarak kemuliaan-Mu yang agung akan kukidungkan, dan karya-karya-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.
  3. Kekuatan karya-karya-Mu yang dahsyat akan dimaklumkan, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan. Kenangan akan besarnya kebaikan-Mu akan dimasyhurkan, orang akan bersorak-sorai tentang keadilan-Mu.
  4. Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang, penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
 

Anakku baru saja meninggal; tetapi datanglah, maka ia akan hidup (Mat 9:18-26)

Sekali peristiwa datanglah kepada Yesus seorang kepala rumah ibadat. Ia menyembah Dia dan berkata, “Anakku perempuan baru saja meninggal; tetapi datanglah, letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.” Lalu Yesus pun bangun, dan bersama murid-murid-Nya mengikuti orang itu. Pada waktu itu seorang wanita yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. Karena katanya dalam hati, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata, “Teguhkanlah hatimu, hai anakku, imanmu telah menyelamatkan dikau.” Maka sejak saat itu juga sembuhlah wanita itu.
Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu, dan melihat peniup-peniup seruling serta orang banyak yang ribut, berkatalah Ia, “Pergilah! Karena anak ini tidak mati tetapi tidur!” Tetapi mereka menertawakan Dia. Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk. Dipegang-Nya tangan si anak, lalu bangkitlah anak itu. Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah.

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge