| Home | News | Opinion | Contact Us |
![]() |
+ FROM EVERY NATION, PEOPLE AND LANGUAGE: Sharing Intercultural Life and Mission +
|
| Terjemahan dan sosialisasi: | ||||||
| Membawa hasil Kapitel Jendral dan mengawal perwujudannya | ||||||
![]() |
Dua hari sesudah Kapitel, saya bersama Br. Martin Mamaq kembali ke Indonesia, dengan Emirat Air. Sesudah satu perhentian di Dubai, perjalanan yang melelahkan itu telah berakhir. Diselingi oleh satu pelayanan ekumenik di Surabaya, saya mulai menerjemahkan teks kapitel ke dalam Bahasa Indonesia, sambil menanti versi resmi dari jendralat. Inisiatip tersebut disambut oleh para provinsial se-Indonesia dan regional Timor Leste serta semua delegatus lainnya. Mereka juga berperan untuk memberi masukan dan koreksi seperlunya. Provinsial SVD Ende, P. Leo Kleden, mengambil peran sebagai editor. Sesudah versi resmi jendralat diterbitkan, edisi Indonesia diluncurkan. |
|||||
Sosialisasi di Provinsi SVD Jawa Tiga peserta Kapitel Jendral dari Provinsi Jawa berbagi tugas untuk melakukan sosialisasi ke semua komunitas. Sesudah menyiapkan presentasi dalam slide powerpoint, yang disetujui oleh P. Eko Yuliantoro dan P. Kadek Sunartha, saya berkeliling untuk melakukan sosialisasi di komunitas-komunitas yang menjadi tanggunganku, yakni Distrik Bali Lombok, Distrik Palangkaraya, Distrik Sumatera Utara dan Komunitas Soverdi Dharma Wacana, Yogyakarta. Perjalanan sosialisasi itu diisi tidak hanya dengan penyampaian proses kapitel dan hasil-hasil yang harus menjadi perhatian semua misionaris, tetapi juga diisi dengan refleksi bersama dalam rekoleksi. Komunitas-komunitas langsung membuat prioritas masing-masing untuk menanggapi pernyataan Kapitel tersebut dan menyampaikannya kepada Dewan Provinsi. Bidang prioritas tersebut akan menjadi area perhatian dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan. |
||||||
Misi Batam menanggapi Khusus untuk komunitas Batam, sosialisasi tidak hanya dilakukan untuk para misionaris SVD, tetapi juga untuk para anggota Soverdia. Paguyuban Awam telah secara resmi diakui keberhadaannya dalam keluarga Arnoldus, maka kini harus dilakukan penataan lebih lanjut agar sejalan dengan karakter misi SVD sejagad. Untuk itu, Soverdia Batam, di bawah koordinasi kedua Soverdia, Bpk. Benediktus Ayung Namang, telah menetapkan tahun 2013 sebagai periode formasi. Selaku pemimpin komunitas SVD Batam, saya langsung menangani gerakan tersebut dengan membaginya dalam empat tema pokok, masing-masing dibahas dan didalami di dalam satu rekoleksi akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Keempat tema tersebut: (1) Spiritualitas Generasi Pendiri SVD untuk Januari 2013; (2) Spiritualitas Misi untuk April 2013; (3) Hidup dan Misi SVD masa kini untuk September 2013; dan (4) Awam Misioner untuk Desember 2013. Sementara itu, pusat pelayanan Kitab Suci di Tirta Wacana, SVD Bible Center, akan terus dikembangkan sebagai karya propria SVD dalam bidang kerasulan Kitab Suci. Pengembangan karya di bidang ini merupakan implementasi langsung dari matra khas SVD, yakni Biblical Word. Tempat tersebut akan terus dikembangkan menjadi pusat pelayanan rohani Katolik dengan penekanan khusus pada doa, devosi, animasi misi dan karya-karya kategorial lain untuk kelompok-kelompok khusus di dalam masyarakat yang membutuhkan reksa pastoral secara khusus. Dengan demikian, lepasnya paroki St. Petrus, Lubuk Baja, dari pelayanan misioner SVD tidak berarti berakhirnya juga kehadiran misi SVD di wilayah keuskupan Pangkalpinang. |
||||||
BERITA SEBELUMNYA | PANORAMA KAPITEL | BERITA SELANJUTNYA |
||||||
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge |
|||