| Home | News | Opinion | Contact Us |
![]() |
+ FROM EVERY NATION, PEOPLE AND LANGUAGE: Sharing Intercultural Life and Mission +
|
| Kapitel Jendral SVD XVII mencatat sejarah: |
|
||||||||
| Paus Benediktus XVI mengunjungi para kapitularis | |||||||||
![]() |
Satu berkat bagi SVD pada umumnya dan para peserta Kapitel Jendral pada khususnya, karena pada hari Senin, 9 Juli 2012, Paus Benediktus XVI berkenan mengunjungi para kapitularis di Ad Gentes Center, Nemi. Ternyata, kunjungan ini menghidupkan kenangan lama, karena di tempat ini, 47 tahun lalu, Josef Ratzinger mengambil bagian dalam perumusan naskah Dokumen Konsili Vatikan II, AD GENTES, bersama dengan Uskup Fulton Sheen, P. Yves Congar, dan P. Gen Schute, Superior Jendral SVD saat itu, dan sejumlah teolog dan misiolog lain. Dikunjungi oleh Paus di rumah sendiri adalah hal langka. Seperti Sri Paus berjanji mendoakan semua anggota SVD, kita pun wajib berdoa bagi beliau. |
||||||||
Berangkat dari Castle Gondolfo, istana musim panas kepausan, yang hanya 15 menit bermobil jauhnya dari Nemi, Paus Benediktus disambut oleh Superior Jendral purna bhakti, P. Antonio Pernia, Superior Jendral terpilih, P. Heinz Kulüke, dan Prokurator Jendral, P. Giancarlo Girardi dan langsung dihantar masuk ke kapela utama tempat semua kapitularis, anggota komunitas Collegio del Verbo Divino, Roma, dan para staff lain sudah menunggu. Sri Paus berlutut sejenak di depan altar dan berdoa dalam keheningan. P. Antonio Pernia lalu mengucapkan selamat datang kepada Sri Paus dan membawa kembali kenangan lama kaitan Ad Gentes Center dengan para anggota komite perumus Dekrit Ad Gentes bagi Konsili Vatikan II, di mana sebagai teolog muda, Sri Paus sendiri, yang ketika itu bernama Josef Ratzinger, terlibat. Sambil memperkenalkan seluruh serikat, P. Pernia juga memohon Sri Paus untuk memberkati Ad Gentes Center ini. Sri Paus kemudian memberikan sambutan singkat dalam bahasa Italia yang menyebut keikutsertaannya dalam tim perumus draft Dekrit Ad Gentes sebagai satu hadiah terbesar dalam hidupnya karena di saat itu ia tidak lebih dari seorang teolog yang masih sangat muda dan tidak penting (KLIK untuk terjemahan Inggris dan Indonesia). Selanjutnya, sesudah sambutan singkat Superior Jendral terpilih, P. Kulüke, dalam Bahasa Jerman, Sri Paus lalu memberkati patung Bunda Maria gaya Bali (Indonesia) yang dihantar oleh dua kapitularis dari Provinsi SVD Jawa: P. Eko Yuliantoro dan P. Felix K. Sunartha. Akhirnya sesudah berfoto bersama dan memberikan berkat penutup, Sri Paus dan rombongan meninggalkan kapela dengan diiringi lagu Christus vincit, Christus regnat, Christus imperat. Dengan dihantar oleh Superior Jendral, Superior Jendral terpilih dan Prokurator Jendral, Sri Paus dan rombongan sempat berjalan-jalan sebentar ke halaman depan Ad Gentes Center yang memandang turun ke danau Nemi yang sejak jaman Romawi kuno dikenal sebagai kawasan vila peristirahatan. Bagi SVD, kunjungan Sri Paus ini jelas menjadi catatan bersejarah, dan Nemi tercatat telah menerima kunjungan tiga orang paus, yakni Yohanes XXIII, Paulus VI dan sekarang Benediktus XVI. |
|||||||||
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge |
|||