![]() |
|
|||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642 | SEARCH:
|
|||||||
| SVD Batam | SOVERDIA (Awam SVD) | Pelayanan Kitab Suci | Pelayananan Internasional | Liturgi dan Devosi | Tirta Wacana |
|---|
![]() |
Berita di antara kita | ||||
|---|---|---|---|---|---|
"Janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah." |
|||||
| Visitasi Jendral SVD: Beralih dari tempat sulit ke yang lebih sulit |
||||
AGENDA Jendralat SVD untuk mengunjungi para misionaris SVD di tempat masing-masing telah diwujudkan di Distrik SVD Sumatera Utara, tanggal 2-17 Februari 2016. Visitator Jendral, P. Paulus Budi Kleden, SVD, memulai kunjungannya dari Komunitas SVD Batam (2-4/2), dilanjutkan dengan Lawedesky (Aceh), Martubung, Dolok Sanggul dan Siborong-borong (Sumatera Utara), Pinangsori (Sibolga) dan Tuhemberua (Nias). Visitasi ini diakhiri dengan pertemuan bersama seluruh komunitas Distrik Sumatera Utara, bertempat di Martubung, Medan, 16-18 Februari 2016. Di dalam pertemuan tersebut, P. Kleden menyampaikan beberapa kesan dan pesan sehubungan dengan hasil perjalanannya, dan menutup visitasi di wilayah ini dengan perayaan Ekaristi bersama seluruh komunitas di Kapela Komunitas Martubung, Rabu, 17 Februari 2016. Turut hadir dalam perayaan tersebut tiga suster ALMA dan dua SFD yang banyak bekerja sama dengan para misionaris SVD setempat untuk menangani karya-karya pastoral.
Ketika menyampaikan pesan dan kesannya selama menjalani visitasi di wilayah ini, P. Kleden mengingatkan semua misionaris, tentang hakekat misi SVD sedunia yang bercorak internasional dan interkultural. Kebijakan jendralat ketika menerima dan memulai sebuah misi baru adalah mengusahakan terbentuknya komunitas yang bersifat internasional dan interkultural. Pemilihan dan penempatan para misionaris sedapat mungkin berasal dari berbagai bangsa dan budaya, dan menangani karya-karya yang mencerminkan penekanan misi SVD masa kini yang juga bersifat lintas bangsa dan budaya. Di samping misi paroki sebagai basis, para misionaris sedapat mungkin memperhatikan aspek-aspek keadilan, perdamaian dan keutuhan ciptaan. Karena itu, karya-karya khusus seperti pemberantasan kemiskinan dan perdagangan manusia, rehabilitasi para pecandu narkotika, advokasi orang-orang yang tertindas hak-haknya, ekologi, dan sebagainya, harus diperhatikan. Di kawasan Asia, ada dua negara yang baru mengundang para misionaris SVD, yakni Sri Lanka dan Bangladesh. Menyinggung kemungkinan ini, P. Kleden menegaskan pentingnya menyadari passing-over misi masa kini. Kita tidak hanya beralih dari zona mapan ke tempat yang sulit, tetapi sudah harus beralih dari tempat yang sulit ke yang lebih sulit. Proyek misi di Liberia (Afrika Barat) telah menunjukkan, bagaimana misionaris di tempat sulit Ghana dapat beralih ke tempat yang lebih sulit di Liberia yang terkoyak-koyak oleh perang saudara. Apa yang terjadi di Liberia tentu dapat diterapkan di Sri Lanka dan Bangladesh. |
|
|||
Menghargai partisipasi para rekan misi awam Ketika mengawali visitasinya di distrik ini, P. Kleden menyempatkan diri untuk merayakan Ekaristi bersama dengan para anggota Soverdia Batam dan warga KBG (Komunitas Basis Gerejawi) St. Arnoldus Jansen, Sukajadi, Batam, Selasa, 2 Februari 2016. Perayaan tersebut untuk menggantikan perayaan Hari Soverdia Batam yang jatuh pada pesta St. Yoseph Freinademetz, 29 Januari 2016, yang tak sempat dirayakan karena ada halangan penting. Di dalam perayaan tersebut, para anggota Soverdia mengucapkan doa penyerahan diri, sekaligus pembaharuan komitmen untuk turut serta di dalam pelayanan misi dengan berpedoman pada hidup dan spiritualitas anggota Soverdia yang berkaitan erat dengan spiritualitas misi Serikat Sabda Allah (SVD). Dalam kotbahnya, P. Kleden mendorong para anggota Soverdia untuk menjadi tanda bagi Gereja dan masyarakat, yang rela melayani, menghargai kekudusan serta berkarya bagi kemanusiaan. Setelah memberi gambaran singkat tentang perkembangan SVD sejagat, ia mengajak para anggota Soverdia untuk berpartisipasi di dalam doa untuk para misionaris. "Doa umat untuk para misionaris merupakan kekuatan besar di dalam pelayanan kami anggota SVD", kata P. Kleden. Bagi anggota Soverdia, penyampaian tersebut merupakan penegasan atas sebuah praktek yang selama ini selalu dilakukan, yakni doa rosario misi, setiap hari Sabtu kedua dan keempat dalam bulan. Bpk. Eustakhius Beoang, dalam sambutan singkatnya waktu acara rekreasi sesudah Ekaristi, menyampaikan, bahwa para anggota Soverdia belum bisa memberi sumbangan banyak, terutama dalam hal finansial, tetapi berperan aktip menunjang pelayanan anggota SVD komunitas Batam. Soverdia merasa semakin menyatu dengan SVD Provinsi Jawa, mengingat telah dilibatkan di dalam banyak hal, antara lain menghadiri Kapitel Provinsi XII, 26-29 Mei 2015 yang lalu di Graha Wacana: SVD Family Centre, Ledug, Jawa Timur. Dalam kesempatan ini disampaikan juga kepada para anggota, bahwa Statuta Soverdia Provinsi Jawa sudah disahkan oleh Dewan Provinsi SVD Jawa, dan dikirim ke Jendralat SVD di Roma. Sesuai dengan Keputusan Kapitel Jendral XVII, Roma, bahwa pengakuan tersebut dibuat oleh Provinsi dan diketahui oleh Jendralat. Dengan demikian, Soverdia telah resmi menjadi bagian tak terpisahkan dari Keluarga Misi St. Arnoldus Janssen. |
||||
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge |
|||