Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Maret 2014
  MASA PRAPASKAH
   
Ungkapkanlah imanmu melalui perbuatan baik !

SUDAH SANGAT sering kita mendengar keluhan betapa mahalnya biaya pendidikan di sekolah-sekolah atau rumah-rumah sakit Katolik. Alasan yang selalu dikemukakan ialah, instansi-instansi swasta Katolik tersebut harus membiayai diri sendiri. Tak ada subsidi, tak ada dana publik. Sambil membenarkan sejumlah kasus ‘egoisme’ instansi-instansi tersebut, saya juga menemukan fakta, bahwa ada banyak subsidi silang yang terjadi di dalam jaringan pengelolaan lembaga tersebut dengan lembaga lain. Misalnya, siswa yang mampu sesungguhnya mensubsidi siswa yang kurang mampu, satu pasien VIP sesungguhnya membiayai lima pasien di kelas sosial, dan sebagainya. “Caci makian sudah sering kami terima”, kata seorang dokter direktur sebuah rumah sakit Katolik, “akan tetapi itu karakter khas yang perlu kita pertahankan. Jika tidak, apa bedanya kita dengan rumah-rumah sakit berorientasi keutungan?”

Penggalan ajaran Yesus dalam kutipan dari kotbah di bukit di atas memuat satu pola etika Kristiani yang sangat dalam. Berbuat baik itu kewajiban setiap orang. Di lingkungan orang tak beriman, bahkan penjahat sekalipun, selalu ada kewajiban untuk berbuat baik. Akan tetapi, etika Kristiani mengajarkan, bahwa perbuatan baik karena ungkapan iman ini harus melangkah lebih jauh daripada sekedar etika umum. Menghormati keluarga dan membenci musuh itu normal dalam kehidupan umum, tetapi orang Kristiani harus bisa melangkah lebih jauh, yakni mencintai musuh tersebut dan berdoa bagi mereka.

Ajaran Yesus ini sangat radikal. Kita perlu berjuang dan terus menerus meningkatkan komitmen. Tanpa komitmen itu kita tak akan mampu mewujudkannya. (ap)

  1. Renungkanlah lebih dalam nilai-nilai etika Kristiani di atas.
  2. Bersediakah anda melakukan suatu perubahan radikal dalam hidup anda demi mewujudkan ajaran Kristus tersebut?

(c) 2014 aurelius pati soge

REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
   
30 31      
  PEKAN PERTAMA
 
Sabtu, 15 Maret 2014

MANUSIA HIDUP BUKAN DARI ROTI SAJA MELAINKAN DARI FIRMAN TUHAN

   
   
   
 
Ul 26:16-19 | Mzm 119:1-2.4-5.7-8 | Mat 5:43-48

 

Engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu (Ul 26:16-19)

Di padang gurun di seberang sungai Yordan, Musa berbicara kepada bangsanya, "Pada hari ini Tuhan, Allahmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan. Lakukanlah semuanya dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu. Pad ahari ini engkau telah menerima janji dari Tuhan. Ia akan menjadi Allahmu dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya, dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturanNya, dan mendengar suaraNya. Dan pada hari ini pula Tuhan telah menerima janji dari padamu, bahwa engkau akan menjadi umat kesayanganNya, seperti yang dijanjikanNya kepadamu, dan bahwa engkau akan perpegang pada segala perintahNya. Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa seprti telah dijanjikanNya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, seperti yang dijanjikanNya."

Mazmur Tanggapan (Mzm 119:1-2.4-5.7-8; R: 1)

Ref: Berbahagialah orang yang hidup menurut Taurat Tuhan.

  1. Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat Tuhan. Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatanNya, yang mencari Dia dengan segenap hati.
  2. Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titahMu, supaya dipegang dengan sungguh-sungguh. Kiranya hidupku mantap untuk berpegang pada ketetapanMu!
  3. Aku akan bersyukur kepadaMu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukumMu yang adil. Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapanMu. Janganlah tinggalkan aku sama sekali.

Haruslah kamu sempurna, sebagaimana Bapamu yang di surga sempurna adanya (Mat 5:43:48)

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-muridNya “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuh-musuhmu, dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikian kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga. Sebab Ia membuat matahariNya terbit bagi orang yang jahat dan bagi orang yang baik pula, hujan pun diturunkanNya bagi orang yang benar dan juga orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya daripada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sebagaimana Bapamu yang di surga sempurna adanya.”




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge