Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
 
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
Maret 2014
  MASA PRAPASKAH
   
Tuhan memanggil, Maria menjawab, kita semua memperoleh keselamatan.

ORANG-ORANG Kristiani melihat Natal sebagai satu hari raya besar dan mengesankan. Bukankah hari itu Yesus lahir ke dunia? Namun barangkali sedikit yang menyadari, bahwa kelahiran Yesus itu tak akan terjadi dengan cara demikian kalau tak ada penyerahan diri Maria, ibuNya, ketika Malaikat Gabriel menyampaikan pilihan Allah atas dirinya menjadi Bunda Penebus. Ketika Maria mengatakan, bahwa dirinya adalah hamba Tuhan dan siap menjalani kehendak-Nya, di saat itu lah inkarnasi, Sabda menjadi manusia, sungguh-sungguh terjadi. Walaupun kelahiran Yesus sepenuhnya rencana dan kehendak Allah, kerelaan Maria menjadi satu faktor penunjang yang penting. Jika Maria menolak di saat itu, kita mungkin mengalami pemenuhan keselamatan oleh Kristus dengan cara berbeda.

Pemenuhan hidup iman kita tak dapat terlepas dari dinamika dua arah ini, yakni panggilan Tuhan dan jawaban manusia. Seperti Maria, kita juga dipanggil Tuhan untuk tugas tertentu: menjadi ayah atau ibu keluarga, menjadi pelaku bisnis, politisi, pendidik, imam, biarawan/wati, dan sebagainya. Apa pun bentuk panggilan itu, jawaban kita hendaknya mencermikan penyerahan diri kepada Tuhan. Di dalam penyerahan diri itu lah kita akan mewujudkan tugas kita dengan sukacita. (ap)

  1. Definisikan kembali apa panggilan anda sesungguhnya?
  2. Menurut anda, apakah jawaban anda selama ini sudah men-cerminkan penyerahan diri kepada kehendak Tuhan?

(c) 2014 aurelius pati soge


REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
   
30 31      
  HARI RAYA KABAR SUKACITA
 
Selasa, 25 Maret 2014

TUHAN, BERILAH AKU AIR ITU SUPAYA
AKU TIDAK HAUS LAGI

   
   
   
 
Yes 7:10-14;8:10 | Mzm 40:7-11 | Ibr 10:4-10 | Luk 1:26-38

 

Seorang perempuan muda akan mengandung (Yes 7:10-14; 8:10)

Tuhan berfirman kepada raja Ahas, "Mitalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." Tetapi Ahas menjawab, "Aku tidak mau minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!" Lalu berkatalah Nabi Yesaya, "Baiklah! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu, Tuhan sendirilah yang akan memberikan suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Imanuel, artinya : Allah menyertai kita."

Mazmur Tanggapan (Mzm 40:7-11; R: 8a.9a)

Ref: Ya Tuhan, aku datang melakukan kehendakmu.

  1. Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan, tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut, lalu aku berkata, "Lihatlah, Tuhan, aku datang!"
  2. Dalam dulungan kitab ada tertulis tentang aku, "Aku senang melakukan kehendakMu, ya Allahku, TauratMu ada di dalam dadaku."
  3. Aku mengabarkan keadilan di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.
  4. KeadilanMu tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan dan keselamatanMu kubicarakan, kasih dan kebenaranMu tidak kudiamkan, tapi kuwartakan kepada jemaat yang besar.

Lihatlah Aku datang untuk melakukan kehendakMu (Ibr 10:4-10)

Saudara-saudara, tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Kristus masuk ke dunia, Ia berkata, "Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki. Sebagai gantinya Engkau telah menyediakan tubuh bagiku. Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Engkau juga tidak berkenan. Maka Aku berkata: Lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendakMu, ya Allahku." Jadi mula-mula Ia berkata, "Engkau tidak menghendaki kurban dan persembahan. Engkau tidak berkenan akan kurban bakaran dan kurban penghapus dosa, meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat." Dan kemudian Ia berkata, "Lihat, Aku datang untuk melakukan kehendakMu." Jadi yang pertama telah dihapuskan untuk menegakkan yang kedua. Dan karena kehendakNya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

 

Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki (Luk 1:26-38)

Dalam bulan yang keenam Allah mengutus Malaikat Gabriel ke sebuah kota di Galilea, bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika masuk ke rumah Maria, malaikat itu berkata, “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya, “Jangan takut hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya. Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya, dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” Kata Maria kepada malaikat itu, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku tidak bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya, “Roh Kudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabeth, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya, dan inilah bulan yang keenam bagi dia yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Maka kata Maria, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.




HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge