Jl. Kelapa Hijau - Bukit Indah Sukajadi - Batam 29642
SEARCH:

                 
  SVD Batam SOVERDIA (Awam SVD) Pelayanan Kitab Suci Pelayananan Internasional Liturgi dan Devosi Tirta Wacana  
         
Firman Tuhan untukku hari ini...
 
Betapa dalamnya Sabda Alkitabiah.
Semoga kita memperlakukannya dengan penghargaan yang tinggi (St. Arnoldus Janssen
)
 
  Yesus naik ke dalam sebuah perahu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu IA duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (Luk 5:3-5)  
   
   
 
 
November 2016
  MASA BIASA PEKAN 34
 
REFLEKSI BULAN INI
Mg
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
30 31 1 2 3 4
27 28 29 30 1 2 3
  Selasa, 21 November 2016
  St. Sisilia, perawan dan martir
 

AKU BERKATA KEPADAMU, SESUNGGUHNYA HARI INI JUGA ENGKAU AKAN ADA BERSAMA-SAMA DENGAN DAKU DI DALAM FIRDAUS

 
 
 
Why 14:14-20 | Mzm 96:10-13 | Luk 21:5-11

Sudah tiba saatnya untuk menuai, sebab tuaian di bumi sudah masak (Why 14:14-20)

Aku, Yohanes, melihat: Sesungguhnya ada awan putih. Di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di kepalanya dan sebilah sabit tajam di tangannya. Lalu keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci. Ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu, “Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai, sebab tuaian di bumi sudah masak.” Maka Dia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumi pun dituailah. Lalu seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci di surga. Ia pun memegang sebilah sabit tajam. Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah. Ia berkuasa atas api, dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya, “Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah pohon anggur di bumi karena buahnya sudah masak.” Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah. Maka buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalirlah darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.

 

KEMARTIRAN merupakan sebuah meterai penting yang membesarkan Israel Baru, yakni Gereja Kudus, umat Allah yang sedang berziarah dan membangun Kerajaan Allah di dunia. Sepintas lalu, ketika orang beriman kehilangan nyawanya karena Kristus, ia mungkin dianggap bodoh dan kalah oleh dunia. Namun darah martir itu tak pernah tidur. Ia menjadi benih subur yang terus bertumbuh dan menghasilkan buah keselamatan. Justru oleh darah martir itu, satu per satu musuh iman dibabat, kuasa kegelapan dikalahkan dan cahaya keselamatan ditegakkan. Kisah Santa Sisilia agak kurang akurat secara historis, malah lebih bersifat legenda, tetapi pesan kemartiran sangat jelas, bahwa yang dikalahkan dunia dapat berbalik unggul dan mengalahkan dunia.

Wahyu Yohanes berbicara tentang kekalahan kekuatan yang melawan iman ketika akhir jaman tiba. Malaikat memotong buah pohon anggur dari bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah, dan dari sana mengalir darah. Murka Allah tidak jatuh ke atas umatNya, tetapi ke atas lawan-lawanNya. Di saat itulah kesombongan manusia, yang dilambangkan oleh bangunan-bangunan megah, akan runtuh berantakan, "Segala yang kalian lihat di situ diruntuhkan, dan tidak akan ada satu batu pun dibiarkan terletak di atas batu yang lain", kata Yesus. Ketika manusia memuja keindahan dan kemegahan dan melupakan Tuhan, mereka tanpa sadar mengarahkan diri ke kehancuran, karena kerendahan hati digantikan dengan kesombongan, Tuhan digantikan dengan kebanggaan. Para murid harus waspada dengan perangkap ini.

Mengapa kita perlu mempersiapkan diri menghadapi akhir jaman? Yesus sendiri mengatakan kepada para muridNya, "Hendaklah kamu siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga" (Mat 24: 44). Menumbuhkan tindakan berjaga-jaga tidaklah berarti kita tidak bekerja dan semata-mata menunggu kedatangan Tuhan. Yang ditekankan ialah selalu bertutur kata dan berperi laku yang benar, yang sejalan dengan Sabda Tuhan, sehingga ketika Ia datang, Ia menemukan kita seperti gadis-gadis bijaksana yang siap dengan lampu di tangan" (Mat 25:10). (ap)

Tuhan Yesus Kristus, bukalah mata kami, tajamkanlah telinga kami, jernihkanlah hati kami, agar kami selalu berjaga-jaga. Amin!

(c) 2016 twm

Mazmur Tanggapan (Mzm 96:10-13; R: 13b)

Ref: Tuhan datang menghakimi bumi.

  1. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”
  2. Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biar gemuruhlah laut serta segala isinya! Biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.
  3. Biarlah mereka bersukacita di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.
 

Tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain (Luk 21:5-11)

Ketika itu beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan yang dihiasi dengan batu indah dan berbagai macam barang persembahan. Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Akan tiba harinya segala yang kalian lihat di situ diruntuhkan, dan tidak akan ada satu batu pun dibiarkan terletak di atas batu yang lain.” Lalu murid-murid bertanya, “Guru, bilamanakah hal itu akan terjadi dan apakah tandanya kalau itu akan terjadi?” Jawab Yesus, “Waspadalah, jangan sampai kalian disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku, dan berkata, ‘Akulah Dia’ dan ‘Saatnya sudah dekat.’ Janganlah kalian mengikuti mereka. Dan bila kalian mendengar kabar tentang perang dan pemberontakan, janganlah kalian terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segara.” Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan. Dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.”

 

HARI SEBELUMNYA  |  INDEX  |  HARI BERIKUTNYA
(Teks bacaan diambil dari Buku Bacaan Misale Romawi Indonesia, terbitan Obor, Jakarta)      


 
All stories by TIRTA WACANA Team except where otherwise noted. All rights reserved. | design: (c) aurelius pati soge